by

Wisata Legendaris Sengkaling Tetap jadi Primadona Saat Libur Lebaran

Malang – Di momen libur Lebaran kemarin, Malang, Jawa Timur, menjadi daerah tujuan wisata selain Bali dan Lombok. Tidak salah memilih Malang, sebab, daerah ini memiliki keindahan alam. Ada pegunungan, pantai dan beragam atraksi wisata, mulai dari wisata kekinian atau legendaris.

Salah satu destinasi wisata legendaris yang masih menjadi primadona wisatawan adalah Sengkaling Waterpark. Tempat ini dahulunya bernama Taman Rekreasi Sengkaling yang didirikan oleh seorang pria Belanda, bernama Mr Coolman pada tahun 1950. Kini Sengkaling Water Park dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Malang.

Koordinator Marketing Sengkaling Waterpark, Yeni Dwi Kurniawati mengatakan lonjakan pengunjung terlihat sejak hari pertama libur Lebaran. Jika biasanya pengunjung hanya sekira 500 orang per hari, kini meningkat 10 kali lipat lebih.

“Lonjakan lumayan banyak, ada kenaikan. Kalau hari biasa sekitar 500 orang, kalau libur Lebaran bisa mencapai 5 ribu sampai 6 ribu orang,” kata Yeni, seperti dikutip dari Travel Viva, Selasa (11/6/19).

Sengkaling mencoba tetap eksis di tengah gempuran wahana wisata baru yang menjamur di wilayah Malang Raya. Yang aling ditonjolkan oleh Sengkaling adalah nilai legendaris tempat ini. Sebab, kebanyakan wisatawan yang datang ke Sengkaling adalah wisatawan yang ingin bernostalgia.

“Banyak yang datang untuk bernostalgia. Kita tetap merawat apa yang sudah ada. Kita rawat pohon yang besar itu. Semua terawat dengan baik, taman-taman, terus kolam renang. Semua masih legendaris,” ujar Yeni.

Dari sekian banyak bangunan wahana wisata yang legendaris, yang paling banyak diminati adalah sepeda air. Itu permainan favorit dari masa ke masa di Sengkaling. Selain itu, kolam renang Sengkaling merupakan bangunan kolam renang tertua di wilayah Malang.

“Sepeda air itu kan sudah lama, tetap favorit dari zaman dahulu sejak sekarang. Tentunya kolam renang Sengkaling itu kan juga lama, pertama di Malang. Bangunan kapal yang kini jadi hotel, terus kolam kapal misteri yang ada kolam renangnya buat anak-anak, terus kolam renang cumi-cumi tapi tidak kita operasionalkan,” tutur Yeni.

Sedangkan, untuk bersaing dengan wahana wisata modern lainnya, Yeni mengungkapkan, Sengkaling kini terus melakukan promosi melalui media sosial. Pihaknya juga mengadakan event setiap hari, seperti live music, menyuguhkan tarian tradisional, serta mendatangkan seniman kondang di wilayah Jawa Timur.

“Kita terus promosi. Di Lebaran ini, kita datangkan Cak Percil pada 16 Juni nanti. Kita juga buat wahana baru untuk milenial, kita banyak menambah spot selfie yang Instagramable, di antaranya di kolam renang primitif, dan di lahan 3 kita buat taman yang Instagramable,” pungkasnya. (viv)

Comment

News Feed