by

Pengunjung wisata Taman Nasional Alas Purwo terus meningkat

Banyuwangi, yukpigi.com- Jumlah pengunjung wisata Taman Nasional Alas Purwo Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, setiap tahun sejak 2016 hingga 2018 mengalami peningkatan signifikan seiring pembangunan akses dan sarana prasarana wisata alam itu.

“Akses jalan utama di kawasan wisata telah diaspal hingga pos pemberhentian terakhir, dan sejumlah fasilitas juga telah dibangun untuk menambah kenyamanan pengunjung,” kata Kasubag TU Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi, Muhamad Wahyudi dalam keterangan tertulis diterima Antara di Banyuwangi, Selasa 13/3

Menurut ia, kenaikan jumlah wisatawan didorong perbaikan akses serta penambahan fasilitas di taman nasional yang menjadi rumah 700 jenis flora, 50 jenis mamalia, 320 jenis burung, 15 jenis amfibi serta 48 jenis reptile tersebut.

Taman Nasional Alas Purwo, katanya, kian diminati wisatawan karena pesona keindahannya dan kawasan itu juga telah ditetapkan sebagai Cagar Biosfer Dunia oleh UNESCO-PBB dan Geopark nasional.

Wahyudi menyebutkan, pada 2016 jumlah wisatawan ke Taman Nasional Alas Purwo seluas 44.000 hektare itu mencapai 134.130 orang dan pada 2017 naik menjadi 137.430 orang (naik 2,46 persen) sedangkan pada 2018 kenaikan meningkat signifikan yakni mencapai 53,5 persen atau jumlah pengunjung sebanyak 211.049 orang.

“Pada Januari hingga Februari 2019, jumlah pengunjung wisata sudah tembus 38.000 wisatawan, jumlah pengunjung meningkat 26,6 persen dibanding Januari-Februari 2018,” ujarnya.

Sedangkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengemukakan, perbaikan aksesabilitas ke Taman Nasional Alas Purwo merupakan wujud dukungan pemerintah pusat bagi pengembangan pariwisata daerah, dan pada tahun lalu pemerintah pusat menggelontorkan Rp50 miliar untuk perbaikan infrastruktur.

“Kemarin kami diundang rapat, sudah laporan ke Pak Luhut tentang perkembangannya, Banyuwangi berterima kasih ke pusat karena perbaikan infrastruktur mampu menarik minat wisatawan dan otomatis menggerakkan ekonomi lokal,” kata Anas.

Di Taman Nasional Alas Purwo, menurut Bupati Anas, wisatawan dapat merasakan petualangan seru, memasuki kawasan tersebut, pengunjung disambut rimbunan pohon mahoni.

Di kawasan itu, terdapat Situs Kawitan, pura umat Hindu dan dalam bahasa Jawa, Kawitan berarti “awal mula”, merujuk pada keyakinan bahwa Alas Purwo dipercaya sebagai tanah yang pertamakali ada saat penciptaan Jawa.

Wisatawan bisa menikmati padang rumput (sabana) luas untuk melihat burung merak, rusa dan banteng, dan juga ada deretan pantai eksotis mulai Pantai Parang Ireng, Pantai Ngagelan, Pantai Pancur, hingga Pantai Plengkung.

“Plengkung memiliki ombak memukau setinggi enam meter, diakui sebagai salah satu tempat selancar terbaik dunia,” ujar Anas.

Bupati Anas mengatakan, dari aspek pesona alam untuk petualangan maupun kekayaan sejarahnya, Alas Purwo memang didesain sebagai wisata minat khusus.

“Tahun ini juga digelar di Alas Purwo Geopark Green Run, tapi lokasinya tidak sampai sangat masuk ke taman nasional agar tetap alami,” katanya.

Di Alas Purwo terdapat banyak gua dan salah satunya Gua Istana yang disebut memiliki kegelapan abadi dan banyak didatangi tokoh-tokoh spiritual. (ant/wan)

Comment

News Feed