by

Neko Kepo Cat and Cafe, Manjakan Para Pecinta Kucing di Surabaya

Surabaya – Sebuah kafe unik muncul di Kota Surabaya. Neko Kepo Cat and Cafe namanya. Kafe ini cocok untuk Anda para pecinta satwa khususnya kucing.

Kafe yang baru berjalan belum genap satu bulan ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Banyak juga dari komunitas pecinta kucing yang mampir ke kafe ini.

Ketika Anda masuk ke kafe ini, Anda akan langsung disambut oleh kucing-kucing yang lucu. Pengunjung juga dapat melihat di tembok kanan dan kiri terdapat rumah dan mainan kucing yang terbuat dari kayu dengan berbagai macam bentuk.

Ikbar Haskara, pemilik Neko Kepo Cat and Cafe menyatakan, alasan membuka kafe kucing ini berawal dari sang mama yang suka memelihara kucing.

Seiring Ikbar beranjak dewasa, Ikbar juga suka ikut pelihara kucing dan akhirnya memutuskan membuka Neko Kepo Cat and Cafe ini.

“Awalnya Ibu yang suka pelihara kucing di rumah, terus saya juga main game di hp tentang mengelola kafe kucing, akhirnya saya kepikiran daripada main game terus mending saya realisasikan,” ujar Ikbar.

Di kafe ini, selain menikmati makanan dan minuman yang nikmat, Anda juga dapat bermain dengan kucing-kucing yang lucu dan menggemaskan.

Pengunjung juga dapat memberikan makanan kepada kucing-kucing yang ada dengan makanan khusus yang sudah disediakan oleh pihak kafe.

Sementara ini ada sekitar 15 kucing yang ada di kafe, mulai dari jenis Bengal, Persia hingga domestik. Jangan khawatir, kebersihan dan kesehatan kucing-kucing terjamin. Kafe ini juga menyediakan pet care yang selalu mengawasi kesehatan dan kebersihan kucing.

Kanaka yang dari Persia, Dewi dari Himalaya, Rara khas Bengal, Berry (Scottish Fold), serta Kimi dan Bram (Anggora). Tetapi ada pula yang domestik yaitu Kalika dan Suri.

“Kami putuskan ekspansi ke Surabaya karena banyak pengunjung dari Surabaya ke Malang selalu tanya, kapan buka di Surabaya,” ujarnya.

Untuk bisa masuk ke kafe yang ada di lantai dua tersebut, pengunjung dikenaikan biaya sebesar Rp 25.000 per-orang per-jam untuk weekend, sedang di saat weekday Rp 20.000 per-orang per-jam.

Biaya itu belum termasuk harga menu. ”Biaya masuk itu nantinya digunakan untuk perawatan kucing, seperti biaya makan, vitamin, dan steril,” urainya.

Batasan waktu bagi pengunjung itu ditekankan Ikbar, untuk memberi kenyamanan pada para kucing. “Kalau kami tampung semua hingga penuh tentu bikin kucing tidak nyaman dan stres,” tandasnya.

Ikbar menyatakan bahwa seluruh kucing yang ada di kafe tersebut sudah terlatih. “Mereka hanya makan makanan kucing. Dan tidak akan tertarik makanan manusia,” tegasnya.

Karena itu, lanjut Ikbar, tamu akan tetap saat menyantap menu apa pun yang sudah dipesan sementara si kucing akan menemani di samping. Usai makan pengunjung bisa bebas bermain bersama kucing-kucing aneka ras tersebut.

Tetapi ada aturan baku yang harus dipatuhi pengunjung saat bermain bersama kucing. Antara lain tidak boleh foto menggunakan flash karena bisa merusak mata kucing, tidak boleh memberi makanan manusia kepada kucing.

Selain itu, juga tidak boleh membangunkan kucing yang lagi tidur, tidak boleh menarik ekornya, dan tidak boleh berbicara terlalu keras supaya kucingnya tidak stress.

“Setiap Kamis kafe tutup untuk memberi kesempatan pada kru untuk membersihkan kucing-kucing itu,” pungkasnya. (rur)

Comment

News Feed