by

Inilah 7 Tradisi Unik Merayakan Idul Adha di Indonesia

-berita-135 views

Surabaya – Hari Raya Idul Adha jatuh pada hari ini, Minggu (11/8/19). Pada umumnya, warga merayakan Idul Adha dengan shalat Idul Adha dan pemotongan hewan kurban. Namun, apa Anda tau setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi Idul Adha yang berbeda?

Berikut ujuh tradisi unik Idul Adha dari berbagai daerah di Indonesia, seperti dilansir dari Kompas Travel:

1. Gamelan Sekaten

Tradisi ini merupakan budaya yang akan dilakukan oleh masyarakat Jawa Tengah pada saat Idul Adha. DItandai dengan ansambel musik gamelan yang biasanya dilaksanakan setelah sholat Idul Adha.

2. Kaul dan Abda’u

Di timur Indonesia tepatnya di Kota Ambon, pemuka agama akan mengendong kambing yang ingin dikurbankan. Tradisi ini dinamakan Kaul dan Abda’u. Kambing biasanya akan dibawa dengan kain layaknya bayi dan diarak mengelilingi pemukiman warga, sebelum dibawa ketempat eksekusi hewan kurban.

Zikir dan shalawat dikumandangkan selama perjalanan. Tradisi ini ini dilakukan setelah shalat Idula Adha dan dilakukan di daerah-daerah di Maluku Tengah.

3. Manten Sapi

Tradisi Manten Sapi merupakan tradisi menghias hewan kurban menjelang hewan kurban yang digelar di warga Wates Tani Kabupaten Pasuruan Jawa Timur
Saat Idul Adha, tradisi ini akan dilakukan oleh orang Pasuruan. Dalam rangka menghormati hewan kurban yang akan disembelih, warga Pasuruan akan mendandani hewan kurban terlebih dahulu.

Bunga tujuh rupa dengan bermacam pernak-pernik berwarna-warni akan dikenakan ke hewan kurban sebelum diarak keliling kota.

4. Toron

Tradisi ini dirayakan oleh orang Madura. Ditandai dengan banyaknya orang Madura yang pulang kampung saat Idul Adha. Silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman menjadi puncak perayaan tradisi ini.

5. Apitan

Tradisi khas dari Semarang dalam merayakan Idul Adha. Dalam tradisi ini, warga Semarang akan mengarak hasil-hasil panen dari daerahnya mengintari seluruh kota. Memakan nasi tumpeng beramai-ramai menjadi puncak acara dari tradisi ini.

6. Grebeg Gunungan

Tradisi satu ini dirayakan oleh warga muslim di Yogyakarta. Hampir mirip dengan tradisi Apitan, warga muslim Jogja akan mengarak hasil bumi dari halaman Keraton sampai Masjid Gede Kauman. Hal yang diarak berupa tiga buah gunungan hasil bumi Yogyakarta.

7. Mepe Kasur

Tradisi ini dirayakan oleh warga muslim di Banyuwangi. Tradisi ini dilakukan dengan menjemur kasur rumah dan memukul-mukul kasur tersebut. Tradisi ini menjadi pengingat untuk warga tentang kebersihan kasur, agar terhindar dari penyakit dan debu.(rur)

Comment

News Feed