by

Hutan Banyuwangi Selatan Simpan Potensi Wisata Religi

Banyuwangi, yukpigi.com -Kawasan hutan di Banyuwangi Selatan menyimpan potensi wisata religi yang layak dikembangkan.Tempat itu, terletak di petak 76 kawasan Gunung Gamping, Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi. “Di sini terdapat pemakaman kuno jejak syiar Islam pertama di tanah Jawa,” kata Administratur (ADM) Perhutani Banyuwangi Selatan, Nur Budi Susatyo melalui siaran persnya, Rabu (15/5).

Dikatakannya, sejumlah situs yang ada di kawasan Perhutani Banyuwangi Selatan, masuk dalam perencanaan menjadi destinasi wisata religi. Salah satunya situs yang ada di Semenanjung Blambangan.

Di tempat ini terdapat makam Syekh Al Maulaya. Di tanah Jawa, beliau juga dijuluki Syekh Mulyo atau Syekh Akbar (Kubro). Syekh Mulyo juga diketahui sebagai sepupu dari Syekh Subakir.

Di areal pemakaman itu pula ada makam ayah dari Syekh Mulyo yakni Syekh Kamaluddin Sarbiqoni Sayyidtullah. Juga, makam dari puluhan tokoh masa lampau tanah Jawa. Seperi Aryo Murti.

Bahkan beberapa makam terlihat memiliki ukuran yang tak biasa pada umumnya. Ada sekitar 10 makam yang panjangnya mencapai 7 meter lebih. Makam lainnya memiliki panjang sekitar 3 meter.

Menurut Sejarah babat desa, makam itu ada sejak tahun 1603, area makam kuno. di hancurkan penjajah Belanda, karena pejuang – pejuang kemerdekaan ketika di kerajar tentara Belanda masuk kawasan ini terus menghilang.

Belanda dan kaki tangannya tokoh – tokoh begundal – begundal kompeni mengadakan pertemuan dan mendapat keputusan. Bahwa tempat itu dipecah menjadi beberapa tempat dan jadilah PUTAR GILING DESA sekitar tahun 1805.

Kemudian makam tersebut di temukan seseorang bernama M Said Abu Bakar Sabitullah (M.Trubus Pamuji). dan kawan-kawannya pada tahun 1996 (wan/jnr/hjr)

Comment

News Feed