by

Gunung Anak Krakatau Jadi Gurun Pasir

-berita-32 views

Yukpigi.com – Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda mengalami perubahan drastis. Perubahan itu terlihat dari perbandingan foto antara kondisi gunung pada tahun 2018 dan 2019.
Dalam info @krakatu_ca_cal kondisi Gunung Anak Krakatau pada 10 November 2018 masih tampak menjulang dengan ketinggian 338 meter diatas permukaan laut.
Pepohonan hijau juga terlihat mengisi di sepanjang pantainya. Berbagai satwa liar jenis burung dan kupu-kupu masih terlihat mengisi lebatnya hutan. Ketika itu aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau sedang berada pada titik tertinggi dalam beberapa bulan terakhir.
Dikutip dari Genpi senin2/11 Data Pusat Vulkanologi, Mitigasi dan Bencana Geologi menyebutkan, selama bulan November 2018, Gunung Anak Krakatau mengalami 4.120 kali gempa letusan dan 1.676 hembusan awan panas.
Tampak pada 10 November 2019. Anak Krakatau tak lagi terlihat menjulang. Ketinggiannya hanya 167 meter diatas permukaan laut. Separuh tubuhnya hilang dan longsor terbawa erupsi dahsyat pada 22 Desember 2018.
Pepohonan yang hijau pun musnah tertimbun material. Berbagai satwa yang ada sudah tak ada lagi, yang terlihat hanya gundukan tandus dari kaki hingga puncaknya.Saat ini Anak Krakatau tampak seperti tumpukan pasir hitam dengan lurik-lurik memanjang menghiasi tubuhnya.
Aktivitas vulkanik juga masih terus berlangsung berupa asap putih tipis dan sesekali keluar abu berwarna hitam pekat.Kini, Gunung Anak Krakatau berada pada tingkat aktivitas level II (Waspada). Masyarakat dan wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 kilometer dari kawah

Comment

News Feed