by

APBJ Gelar Jambore Batik Kedua di Banyuwangi

-berita-118 views


Banyuwangi, yukpigi.com – Setelah sukses menggelar Jambore Batik pertama pada tahun 2018 di Probolinggo, kini Asosiasi Pengrajin Batik Jawa Timur (APBJ) kembali menggelar hal serupa. Kali ini, Jambore kedua digelar di Banyuwangi selama tiga hari mulai Jumat (5/7) hingga Minggu (7/7).

Acara yang diinisiasi oleh para pengrajin batik di seluruh kabupaten dan kota se-Jatim itu dibuka di Pendopo Kab Banyuwangi. Pembukaan berlangsung di hari pertama dipimpin oleh Ketua Dekranasda Kab Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Istri Bupati Banyuwangi, Azwar Anas tersebut mengaku bangga dan berterima kasih pada APBJ yang telah memberikan kesempatan bagi Kab Banyuwangi untuk menjadi tuan rumah Jambore Batik kedua. “Ini menjadi sebuah kebanggaan bagi kami warga Banyuwangi, karena di sini juga memiliki banyak sekali pengrajin batik,” ujarnya saat pembukaan.

Dengan adanya kegiatan Jambore, ia berharap agar para pengrajin batik dapat saling bertukar informasi dan berdiskusi dalam mengembangkan usaha batik tulis. Forum semacam ini, kata dia, membawa semangat untuk tetap menjaga khasanah budaya lokal dari tiap daerah.

“Batik ini adalah warisan budaya bangsa yang harus terus dilestarikan. Untuk itu keberadaan APBJ dengan menggelar Jambore semacam ini tentunya diharapkan membawa dampak positif bagi para pengusaha dan pengrajin batik di seluruh wilayah Jawa Timur, khususnya di Banyuwangi,” tuturnya.

Ketua Asosiasi Sekar Jagad Blambangan, Firman Sauqi menjelaskan perihal pelaksanaan Jambore Batik kedua di Banyuwangi. “Penetapan lokasi di sini ini atas usulan waktu pertemuan di Surabaya agar dapat digelar di Banyuwangi. Alhamdulillah disetujui dan Jambore ini memberikan manfaat yang luar biasa bagi kami para pengrajin batik,” jelasnya.

Pria pemilik butik Godho Batik yang terkenal di Banyuwangi ini cukup antusias menyambut para pengrajin yang hadir pada kegiatan Jambore tersebut. Jambore Batik, baginya juga menjadi ajang silaturahmi antar pengrajin batik.

“Hampir seluruh pengrajin batik hadir dari Madura, Madiun, Tulungagung, dan lain sebagainya, itu nanti saling bertukar pengalaman dan ilmu. Jadi pengrajin dari Banyuwangi bisa melihat lebih luas lagi khasanah dari tiap daerah. Kebersamaan ini sangat penting. Walaupun ada persaingan tapi sangat sehat sekali,” pungkasnya. (jnr/wan/afr/p)

Comment

News Feed