by

Ada Tembok China di Kalimantan Timur Bernama Batu Dinding


Kaltim,yukpigi.com — Bila sedang berada di Kalimantan Timur, traveler akan banyak sekali menemukan destinasi alam, salah satunya adalah dinding bebatuan di rimba, Batu Dinding. Dinding ini mirip dengan tembok China. Wisata alam Batu Dinding sering menjadi bahan diskusi di media sosial.
Lokasi Batu Dinding ini berada tepat di Desa Bukit Mendeka, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Nah kenapa bisa dibilang Tembok Besar China ala Kalimantan, karena Batu Dinding ini menyerupai tembok besar, dan mirip dengan Tembok Besar China, bedanya adalah Batu Dinding terbentuk secara alami. Batu Dinding ini merupakan tebing dengan batu yang memanjang seperti jalan setapak dengan lebar 500-an meter dengan jurang di sisi kanan dan sisi kirinya.
Batu Dinding ini dikelilingi hutan rimbun yang lebat. Sementara bagian kiri kanan bukit berupa jurang dalam. Jika kamu tidak berhati-hati maka nyawa taruhannya.
Tapi kamu tak usah khawatir, karena disana terdapat 30-50 guide lokal. Guide lokal inilah yang akan mengatur dan mengawasi pengunjung agar tidak berdesak-desakan memasuki area puncak yang sempit.
Kamu bisa datang ke sini pada saat musim kemarau. Pilihlah waktu saat matahari terbit dan terbenam, karena kamu bisa sekaligus menikmati pemandangan alam hutan borneo dari ketinggian Bukit Batu Dinding.
Selain itu, di Batu Dinding pengunjung bisa menikmati indahnya sunrise atau terbit matahari dan sunset atau matahari terbenam.
Jadi jika ingin berkunjung tentunkan dahulu, ingin menikmati sunset atau sunrise. Apabila ingin menikmati sunrise bisa mempersiapkan diri paling tidak sekitar pukul 04.00 Wita. Sedangkan untuk menikmati Sunrise bisa datang sekitar 16.00 wita.
Untuk berkunjung kesini sebaiknya perhatikan beberapa point berikut ini
Sebelum naik pastikan tubuh fit dan sehat, karena membutuhkan energi yang banyak. Tidak direkomendasikan untuk ibu hamil, anak-anak dan lansia.
Untuk akses jalan menuju Batu Dinding juga masih dibilang kurang nyaman, karena masih abnayaks ekali bebatuan. Jadi untuk kendaraan roda emapat yang ceper atau rendah tidak disarankan melewatinya.
Terus berhati-hati karena disepanjang tebing tersebut merupakan jurang. Jadi ketika berfoto sebaiknya memperhatikan sekeliling dulu.
Ada hal yang perlu ditekankan lagi, yakni tentang ikut serta dalam menjaga kelestarian alam sekitar Batu Dinding. Jangan sampai kita merusaknya. (bs/wan)

Comment

News Feed