by

Jatim Target 1 Juta Kunjungan Wisatawan Mancanegara di 2019 ini

-berita-175 views

Surabaya- Jatim merupakan Daerah Tujuan Wisata di Indonesia, yang memiliki kekayaan dan keragaman daya tarik wisata, yang telah dikenal dan mempesona wisatawan nusantara maupun mancanegara.
Begitulah ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim, Sinarto di sela peluncuran Kalender Wisata Jatim 2019 di kantor Disbudpar Jatim Surabaya, Selasa (22/1). dan target 1 juta Wisatawan Mancanegara (wisman) bisa mengunjungi dan menikmati kekayaan alam dan budaya di 38 kabupaten/kota bvukan hal yang aneh
Menurut Sinarto, Jatim merupakan Daerah Tujuan Wisata di Indonesia, yang memiliki kekayaan dan keragaman daya tarik wisata, yang telah dikenal dan mempesona wisatawan nusantara maupun mancanegara. “Kami telah bekerjasama dengan biro perjalanan luar dan dalam negeri, sehingga bisa menarik wisatawan asing masuk ke Jatim,” jelasnya.
Lebih kurang 808 Daya Tarik Wisata (DTW) tersebar di 38 Kabupaten dan Kota, terdiri dari wisata alam, wisata budaya dan wisata buatan. Di samping tiga kategori tersebut, Jatim masih diperkaya Iagi dengan event / kegiatan budaya dan pariwisata yang diselenggarakan di Kota, Kabupaten, Desa, Laut, Sungai, Telaga, Pulau, dan Kawasan Gunung.
Sepanjang tahun 2019 tidak kurang dari 367 event diselenggarakan di Jawa Timur, diantara event tersebut terdapat 7 Event yang masuk dalam Calender of Event Nasional (Majapahit International Travel Fair, Yadnya Kasada dan Bromo Eksotika, Jember Fashion Carnaval, Malang Flower Carnival, International Tour de Banyuwangi Ijen, Banyuwangi Ethno Carnival, Festival Gandrung Sewu).
Dalam upaya mempromosikan, memberikan pelayanan informasi bagi wisatawan nusantara, mancanegara maupun masyarakat yang membutuhkan, serta meningkatkan kunjungan wisatawan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur menerbitkan Kalender Wisata 2019, yang memuat kegiatan / event budaya dan pariwisata selama kurun waktu satu tahun.
Beberapa kegiatan / event budaya dan pariwisata di Kabupaten/Kota merupakan upacara adat/ ritual, sehingga masih menggunakan kalenderJawa/Hijriah maupun Hindu, oleh karena itu untuk memastikan pelaksanaan kegiatan / event yang akan dikunjungi, disarankan wisatawan menghubungi instansi pariwisata kabupaten/kota yang akan dituju. (wan/hjr/jn)

Comment

News Feed