by

Unik, Tokoh Pewayangan Warnai Karnaval Kemerdekaan di Kota Madiun

Madiun – Tiga puluh sembilan peserta dari pelajar, dinas, instansi BUMD dan BUMN di Kota Madiun ikut menyemarakkan kegiatan karnaval kemerdekaan yang digagas Pemkot Madiun, Rabu siang (29/8) kemarin.

Karnaval digelar sebagai rangkaian memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan Bangsa Indonesia ini berbeda dari tahun sebelumnya. Kepala Bagian Umum Pemkot Madiun, Wahyudi mengatakan, pelaksanaan karnaval kali ini berbeda dibanding tahun lalu. Dimana, jika tahun lalu, peserta diberikan kebebasan menentukan tokoh, tahun ini panitia membatasi peserta menampilkan tiga kategori tokoh.

Yakni tokoh pejuang nusantara, tokoh kerajaan nusantara atau pewayangan dan tokoh sejarah nusantara. Sedangkan marching band atau drum band tidak diikutikan lomba tetapi  hanya sebagai pengiring atau mengisi disela-sela urutan peserta.

“Ya biar menarik kalau menampilkan tokoh. Jadi kita harapkan mereka ada inovasi dan kreativitas. Jadi intinya untuk kriteria penilaian ya kesesuaian tema, harus sampai finish utuh, ketepatan waktu, sopan, kekompakan, kerapaian, tidak boleh membawa senjata tajam, atraksi di depan panggung kerhormatan boleh, tapi tidak boleh lama durasinya 3-5 menit saja,” ungkap Wahyudi disela-sela karnaval, Rabu (29/8/2018).

Dikatakan, sejumlah hal yang wajib ditaati peserta karnaval, diantaranya dilarang membawa atau memerankan senjata tajam, membawa atau menyalakan bahan peledak, menampilkan atraksi yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. Selanjutnya tidak menggunakan kendaraan odong-odong, serta batas ketinggian maksimal kendaraan hias maksimal 3,5 meter.

Karnaval kemerdekaan di Kota Madiun tahun ini dibuka penampilan drumband dari SDN 05 Madiun Lor, pasukan paskibra serta peserta nomor urut satu bagian sekretariat daerah Kota Madiun dan ditutup dengan penampilan Madiun American Jeep Madiun. (rri)

Comment

News Feed