by

Biaya Traveling Diprediksi Meningkat pada 2019, Ini Sebabnya

Jakarta – Traveling diprediksi akan menjadi lebih mahal pada 2019 mendatang. Menurut Perkiraan Perjalanan Global edisi tahunan kelima yang diterbitkan oleh GBTA dan CWT, hal tersebut tak terlepas dari biaya penerbangan dan hotel yang diperkirakan akan meningkat.

Selai itu, penerbangan jarak jauh akan menjadi tren perjalanan udara pada 2019. Tetapi, faktor-faktor, seperti kenaikan harga minyak dan kurangnya pilot, diperkirakan akan meningkatkan harga tiket pesawat tahun depan di hampir semua kawasan global.

Dilansir dari Malay Mail, di Eropa Barat, misalnya, biaya perjalanan udara meningkat 4,8 persen. Peningkatan terlihat jelas di Norwegia (11,5 persen), Jerman (7,3 persen), Prancis (6,9 persen), dan Spanyol (6,7 persen). Namun, Eropa Timur dan negara-negara Timur Tengah dan Afrika kemungkinan akan mengalami penurunan biaya masing-masing sebanyak 2,3 persen dan dua persen.

Di kawasan Asia Pasifik, harga penerbangan diperkirakan naik 3,2 persen dengan permintaan perjalanan ke Cina tetap tinggi. Pada 2020, Cina diprediksi menjadi pasar perjalanan udara terbesar di dunia.

Pada 2019, penerbangan negara diperkirakan naik 3,9 persen. Demikian pula, perjalanan udara kemungkinan akan lebih mahal di India, dengan harga diperkirakan naik 7,3 persen, sementara tarif di Selandia Baru dapat meningkat sebesar 7,5 persen.

Kenaikan harga cenderung lebih sederhana di seluruh Amerika Utara, yaitu naik sebesar 1,8 persen. Di Amerika Latin, Cile adalah satu-satunya negara yang diperkirakan mengalami kenaikan signifikan sebesar 7,5 persen, sementara harga di semua wilayah diperkirakan turun dua persen secara keseluruhan.

Ketika menginap di hotel, kenaikan harga didorong oleh meningkatnya peran teknologi dalam mempersonalisasi pengalaman tamu dan pertumbuhan perjalanan udara. Harga hotel di Prancis dan Jerman diperkirakan naik 6,8 persen, sedangkan Norwegia naik 11,8 persen.

Di seluruh kawasan Asia Pasifik, harga hotel diperkirakan naik 5,1 persen, kecuali Jepang yang menurun 3,2 persen. Harga hotel diperkirakan naik lima persen di Kanada dan 2,7 persen di Amerika Serikat.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed