by

Harga Tiker Masuk Pemandian Cibulan Kuningan, Sejarah Asal Usul, Lokasi Alamat Wisata, Mesteri Mitos + Jam Buka Tutup

-berita-1,137 views

Lokasi: Desa Maniskidul, Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jabar, Indonesia
Map
: KlikDisini
HTM: Rp 17.000 per orang (dewasa) dan Rp 12.000 per orang (anak-anak).
Buka/Tutup: Pukul 08.00 – 17.00 WIB
Telepon: 085714106218

foto by indonesiakaya.com

Pemandian Cibulan Kuningan merupakan sebuah obyek wisata berupa pemandian yang menyediakan ikan-ikan yang dikeramatkan seperti ikan dewa yang akan menjadi teman Anda selama berenang di sana. Berenang pun akan semakin seru dan asyik.

Obyek wisata ini menjadi sumber pendapatan bagi warga Desa Maniskidul, tempat pemandian air panas ini berada. Warga di sekitar lokasi banyak yang membuka warung atau menjadi pedagang asongan.

Kebanyakan dari mereka menjual makanan dan minuman ringan serta makanan untuk ikan yaitu berupa roti dan kacang. Dengan begitu, para pengunjung tidak perlu khawatir saat merasa lapar ataupun saat ingin memberi makan para ikan yanga ada di sana.

foto by wisata-tanahair.com

Lokasi dan Rute Menuju Pemandian Cibulan Kuningan

Alamat dari tempat wisata ini yaitu di Jalan Raya Kuningan-Cirebon, tepatnya di Desa Maniskidul, Jalaksana, Kuningan Regency, West Java, Indonesia.

Dari pusat Kota Kuningan, lokasi wisata ini berjarak kurang lebih 9,5 kilometer, sedangkan jika dari Kota Cirebon jaraknya kurang lebih 23,9 kilometer.

Untuk mengunjungi obyek wisata ini, Anda bisa berangkat dari Kuningan atau Cirebon. Rute menuju Pemandian Cibulan dari Kuningan yaitu dengan melewati Jalan Baru Awirarangan, kemudian lewat Jalan Eyang Weri sampai lewat Lapangan Stadion Mashud Wisnusaputra.

foto by teluklove.com

Selanjutnya apabila Anda sudah melewati stadion tersebut, Anda akan melihat ada sebuah perempatan. Kemudian silahkan Anda belok kanan melewati Jalan Siliwangi dan lurus terus sampai Anda menemukan sebuah tugu di samping Taman Kunci Bersama.

Lalu ambil jalan lurus agar tetap berada di Jalan Siliwangi dan ikuti terus jalan tersebut hingga Anda melewati kawasan Pasar Kramatmulya. Selanjutnya Anda hanya perlu mengikuti jalan tersebut hingga Anda memasuki Jalan Raya Maniskidul.

Ketika Anda sudah masuk Jalan Raya Maniskidul silahkan perhatikan jalan di sebelah kanan karena nantinya Anda akan menemukan papan bertuliskan “Objek Wisata Cibulan”.

foto by knginfo.com

Jika Anda sudah menemukan papan nama itu, selanjutnya Anda hanya perlu memasuki jalan tersebut.

Sementara itu bagi Anda yang berangkat dari Cirebon, berikut rute yang harus Anda lalui. Pertama, ambil jalan menuju Jalan Kesambi Raya hingga melewati Bandara Cakrabhuana Cirebon. Selanjutnya, ambil arah menuju Jalan Pantura.

Kemudian arahkan kendaraan Anda menuju Jalan Raya Cirebon Cilimus, kemudian ke Jalan Raya Beber dan ikuti jalan tersebut hingga nanti menuju Jalan Raya Cilimus. Anda hanya perlu mengikuti jalan tersebut dan nantinya Anda akan menemukan sebuah gapura masuk.

Gapura masuk yang dimaksud merupakan gapura masuk untuk menju Objek Wisata Pemandian Cibulan Kuningan.

foto by cirebon.biz

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka

Begitu Anda sampai di lokasi wisata ini, Anda akan diminta untuk membayar biaya tiket masuk. Harga tiket masuk obyek wisata ini yaitu sebesar Rp 17.000,00 per orang (untuk dewasa) dan Rp 12.000,00 per orang (untuk anak-anak).

Anda bisa berkunjung ke Pemandian Cibulan Kuningan ini antara pukul delapan pagi hingga lima sore setiap harinya.

Asal Usul Sejarah Cibulan Kuningan

foto by indonesiakaya.com

Seperti halnya lokasi keramat di Indonesia yang memiliki beberapa versi terkait asal usulnya, begitupun dengan Cibulan Kuningan ini.

Cibulan Kuningan ini memiliki beberapa versi kisah cerita, di antaranya yaitu kisah tentang Putri Buyut Manis, sebagai peristirahatan para wali. dan tentang para prajurit Kerajaan Padjajaran. Kisah-kisah yang berkembang ini penuh dengan misteri.

Nama Cibulan dipercaya berasal dari kata “Cal” yang dalam bahasa Sunda berarti air dan juga kata “Katimbulan” yang artinya muncul. Dikisahkan bahwa Putri Buyut Manis terkenal akan kecantikannya hingga membuat Putra Buyut Talaga ingin meminangnya menjadi istri.

Namun Sang Putri ternyata sudah memiliki pujaan hatinya sendiri dan tidak mau dipersunting oleh Sang Pangeran. Sang Putri pun lebih memilih pergi menghilang dari bumi.

Sebelum menghilang, Sang Putri menginjakkan kakinya di suatu tempat. Tempat tersebut kemudian berubah menjadi sebuah sumber mata air yang dinamakan Cibulan oleh warga setempat.

foto by blog.traveloka.com

Versi kisah yang lainnya menceritakan tentang lokasi Cibulan yang berawal dari kedatangan para wali ke Cirebon dengan membawa misi untuk menyebarkan agama Islam pada masyarakat Kuningan.

Para wali yang telah menginjakkan kakinya di daerah Cibulan kemudian menemukan sebuah sumber mata air. Karena perjalanan yang cukup jauh dari Cirebon hingga Kuningan, maka para wali pun menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat peristirahatan.

Selanjutnya di sekitar lokasi tersebut dibuat sebuah kolam dan dipelihara beberapa ikan karca bodas yang sampai saat ini dikeramatkan oleh warga sekitar.

Sedangkan versi yang ke tiga mengisahkan tentang para prajurit dari Kerajaan Padjajaran yang membangkang. Kemudian para prajurit tersebut dikutuk oleh Prabu Siliwangi dan berubah menjadi ikan.

foto by indrapmn.blogspot.co.id

Kisah ke tiga ini diperkuat dengan adanya 7 buah sumber mata air berbentuk kolam-kolam kecil yang dinamakan “Tujuh Sumur” oleh warga sekitar. Sumber mata air tersebut terletak di sekitar barat kompleks wisata Cibulan.

Tujuh sumur tersebut memiliki nama sendiri-sendiri. Namanya yaitu Sumur Kemudahan, Sumur Keselamatan, Sumur Kejayaan, Sumur Kemulyaan, Sumur Pengabulan, Sumur Ciranca, dan Sumur Cisadane.

Ada yang mengatakan bahwa di Sumur Ciranca ada seekor kepiting emas dan bila ada seorang pengunjung yang dapat melihat perwujudan kepiting tersebut, maka segala keinginannya akan terkabul.

Fasilitas yang Tersedia

foto by jalanwisata.id

Pemandian Cibulan ini dibuka sebagai kolam pemandian umum, meskipun semua kolamnya dihuni oleh puluhan ikan dewa. Di lokasi wisata ini juga telah disediakan berbagai fasilitas khas pemandian. Misalnya saja toilet, kamar mandi, dan tempat berganti pakaian.

Tempat wisata ini telah dilengkapi dengan area parkir kendaraan yang terjaga keamanannya, sehingga Anda bisa datang ke sini dengan membawa kendaraan Anda tanpa perlu merasa khawatir. Ada juga mushola bagi Anda yang akan menunaikan ibadah solat selama di sini.

Comment

News Feed