Harga Tiket Masuk Bali Bird Park (Entrance Fee Ticket Price) Review Taman Burung 2017 Lokasi Gianyar

Bali bird park zoo harga tiket reptile masuk price entrance fee review taman burung 2017 gianyar ticket lokasi entry murah adalah prix sejarah tripadvisor alamat ubud hotel dekat discount tempat wisata admission address cost gambar domestik groupon kecamatan singapadu wikipedia peta tour sanur opening hours jadwal show promo no telepon location map
Bermain di Guyu-guyu Corner. Foto: baliwisatatravel.com

Lokasi: Jl. Serma Cok Ngurah Gambir, Singapadu, Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali 80582
Maps: Klik Disini
HTM: Rp. 150.000 (Dewasa), Rp. 75.000 (Anak-anak)
Buka/Tutup: 09.00 – 17.30 WITA
Telepon: (0361) 299352

Bali menjadi salah satu destinasi wisata yang menjadi incaran para turis terutama turis mancanegara dan juga domestik. Keindahan Bali memang sudah terkenal di luar Indonesia. Tidak heran jika mengunjungi pulau ini banyak ditemukan turis asing yang bertebaran dimana-mana. Hal ini disebabkan pesona Bali yang sangat menawan dan mengundang minat untuk liburan ke sini.

Ada banyak obyek wisata yang bisa ditemukan di Pulau Dewata ini. Mulai dari pantai seperti pantai Kuta, Sanur hingga Nusa Dua yang sudah siap memberikan kepuasan tersendiri. Sementara untuk kawasan wisata keluarga bisa mengunjungi Bali Safari & Marine Park hingga Ubud yang menyediakan kepuasan tersendiri.

Salah satu kawasan wisata yang juga sangat pas dikunjungi untuk keluarga adalah Bali Bird Park. Di sini para wisatawan bisa mendapatkan informasi dan juga sisi edukasi yang lengkap mengenai hewan unggas. Jauh lebih lengkap ketimbang melihatnya dari wikipedia. Tempat wisata ini memang sudah banyak review seperti di tripadvisor yang bisa menjadi patokan. Apalagi sejarah dan juga kisah dari Bali Bird Park dalam menunjang dunia pariwisata pulau Bali sudah sangat terkenal.

 

Mengenal Bali Bird Park

Kawasan wisata Bali Bird Park ini sudah ada semenjak 2 dekade lalu atau 20 tahun yang lalu. Lebih tepatnya diresmikan pada bulan Oktober di tahun 1995. Tentu saja hal ini membuktikan bahwa Bali Bird Park sudah memberikan peran yang penting di dunia pariwisata pulau Bali selain area pantai.

Kawasan wisata Bali Bird Park ini pertama kali diresmikan merupakan salah satu area taman burung yang sangat besar di Indonesia. Total luas lahan dari kawasan wisata ini sekitar 2 hektar lebih. Tentu saja dengan luas tersebut para wisatawan bisa melihat berbagai macam jenis burung yang hidup di sekitar kawasan wisata ini. Bukan hanya burung yang terdapat di Indonesia saja, akan tetapi burung yang ada di belahan dunia bisa ditemukan di sini.

Tercatat hingga sekarang ini sudah tersedia kurang lebih 250 spesies unggas yang dipelihara di kawasan wisata ini. Dan sudah terdapat 1000 lebih satwa unggas yang bisa dinikmati oleh para wisatawan ketika berlibur ke Bali Bird Park. Para pengunjung bisa melihat burung-burung seperti merpati, kasuari, cendrawasih, pelikan hingga kakak tua dan flamingo yang terkenal. Semua unggas ini dibedakan sesuai daerah dan juga habitatnya.

Kawasan wisata taman burung Bali atau Bali Bird Park ini menjadi salah satu obyek wisata yang sangat pas bagi para wisatawan yang sedang liburan ke Bali bersama keluarga. Ada banyak hal yang bisa ditemukan di sini. Selain menikmati suasana alam, sisi edukasi dan pengetahuan juga bisa didapatkan oleh para pengunjung.

Tidak perlu heran jika kawasan wisata ini menjadi incaran. Pasalnya hampir 400 orang mengunjungi Bali Bird Park setiap hari. Apalagi jika musim liburan seperti Lebaran, Natal, Tahun Baru hingga libur anak-anak sekolah. Dijamin Bali Bird Park akan penuh oleh wisatawan yang ingin menikmati suasana alam dan burung-burung di sini.

Signage Bali Bird Park. Foto: water-sport-bali.com

Letak dan Lokasi Bali Bird Park

Kawasan wisata Bali Bird Park atau Taman Burung Bali ini alamat atau address dan lokasinya terletak di Jalan Serma Cok Ngurah Gambir, Singapadu, Batubulan, kabupaten Gianyar – Bali. Lokasi dari kawasan wisata ini sekitar 12 km dari kota Denpasar atau lebih tepatnya di sebelah timur dari Denpasar. Sementara jika Bandara Internasional Ngurah Rai bisa ditempuh hanya 1 jam saja dengan melalui jalan By Pass Prof Ida Bagus Mantra.

Untuk menuju ke kawasan wisata taman burung ini para wisatawan juga akan melewati salah satu kawasan wisata budaya dan seni yaitu desa kerajinan kayu dan juga patung yang terletak di Desa Batubulan. Selain itu para wisatawan akan melewati Desa Celuk, Gianyar yang juga merupakan tempat kerajinan perak dan emas.

Lokasinya sangat strategis dan juga mudah untuk diakses. Apalagi di tahun 2017 ini sudah ada aplikasi Google Map yang akan memberikan location map, denah dan juga peta menuju ke kawasan wisata Bali Bird Park tersebut.

 

Entrance atau Entry Fee dan opening hours

Bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi kawasan wisata ini harus membayar ticket price atau admission cost dalam bahasa Inggris dan prix dalam bahasa Prancis sebesar 150 ribu. Sementara harga tiket masuk ke Bird Park Bali untuk anak-anak berbeda dengan dewasa. Bagi anak-anak cukup membayar tiket dengan harga 75 ribu saja.

Bali Bird Park juga bekerja sama dengan beberapa situs e commerce untuk memberikan harga paket murah dan juga discount serta yang tentu saja siap memanjakan para wisatawan. Bisa memesannya melalui situs seperti myfave yang dahulu bernama groupon, lakupon dan situs lainnya di Indonesia.

Sementara bagi para wisatawan yang datang ke kawasan wisata ini dengan rombongan lebih dari 20 orang, Bali Bird Park sudah menyediakan tour guide yang siap mengantarkan para wisatawan mengelilingi kawasan wisata ini. Dan jasa tour guide ini gratis. Akan tetapi harus melakukan pemesanan sehari sebelumnya dengan menghubungi no contact di situs resmi Bali Bird Park tersebut.

Untuk jam operasional atau opening hour dari Bali Bird Park ini akan dibuka sejak pukul 9 pagi WITA. Dan akan ditutup pada pukl 17.30 WITA. Kawasan wisata ini buka setiap hari kecuali hari raya Nyepi. Para wisatawan tidak diperbolehkan membawa hewan peliharaan selama mengunjungi kawasan wisata ini.

Eksotisme Bali Bird Park. Foto: water-sport-bali.com

Fasilitas di Bali Bird Park

Obyek wisata taman burung ini seperti yang sudah disebutkan memang dibagi menurut habitat dari spesies atau jenis dari burung yang terdapat di sini. Tentu saja habitat yang ada di taman wisata ini disesuaikan agar mirip dengan habitat aslinya di alam liar.

Untuk memudahkan para pengunjung melihat dan juga mengunjungi kawasan wisata ini, sudah ada papan petunjuk yang akan memberikan arah area atau tempat dari burung-burung tersebut seperti area bird zoo, tempat pertunjukka seperti reptile show berupa Komodo Experience hingga papan jadwal untuk show yang ada di sini.

Fasilitas lainnya yang bisa ditemukan di sini adalah restoran dan kafe yang sudah menjual aneka minuman dan makanan yang sangat komplit. Tidak lupa pula toko suvenir atau cinderamata yang bisa dikunjungi oleh para wisatawan yang ingin membeli suvenir untuk keluarga atau saudara di rumah. Tentu saja sudah banyak aneka jenis suvenir yang bisa dipilih. Dan harganya juga sangat murah. Mulai dari kaos dengan gambar burung hingga aksesoris.

Untuk fasilitas umum seperti toilet juga sudah tersebar di setiap sudut Bali Bird Park ini. Begitu pula dengan Musholla yang sudah disediakan oleh pengelola. Sementara untuk penginapan seperti hotel, resort hingga guest house juga bisa dicari di dekat kawasan wisata tersebut yang akan memudahkan bagi para wisatawan.

Burung Beo nan cantik. Foto: love-bali.com

Mengunjungi Area South America dan South Africa

Kawasan wisata Bali Bird Park ini memang sengaja membagi setiap area ini berdasarkan tempat burung-burung tersebut biasa hidup. Hal ini untuk memberikan informasi dan edukasi serta pengetahuan kepada para wisatawan  yang berlibur ke kawasan wisata ini. Salah satu area yang bisa dikunjungi adalah South America.

Di area South America ini para pengunjung akan dibawa ke benua Amerika atau lebih tepatnya di Amerika Selatan. Di sini para wisatawan bisa melihat berbagai jenis burung yang memiliki habitat di kawasan tersebut. Di sini sudah ada Scarlet Ibis dan juga Purple Swamphen serta Glossy Ibis yang memiliki bentuk cukup menarik.

Selain jenis tersebut, para pengunjung akan diperkenalkan burung jenis Green Winged Macaw dan juga burung legendaris dari Amerika Selatan yaitu Hyacinth Macaw serta Buffon Macaw. Selain itu juga terdapat Blue and Gold Macaw, Love Bird, Orange-Winged Amazon, Hans Macaw dan juga Red-fronted Macaw serta Swainson’s Toucan. Semua jenis burung ini sudah diberikan petunjuk yang jelas sebagai bentuk sisi edukasi kepada para wisatawan.

Dari area South America para pengunjung bisa bergerak ke area South Africa. Di sini para wisatawan bisa mengamati salah satu jenis burung beo Grey Afrika yang sangat terkenal dengan kemampuannya untuk mengikuti dan juga meniru suara manusia. Hal yang sangat unik. Selain itu ada pula burung-burung yang memiliki habitat di Afrika atau tepatnya di padang Afrika.

Area lain yang juga bisa dikunjungi di sekitar South Africa ini adalah adanya kolam Flamingo yang cukup menarik. Dengan warna pink yang cantik, membuat burung Flamingo sangat menarik untuk dilihat. Apalagi kebiasaan mereka untuk berdiri dengan 1 kaki saja ketika tidur. Sebuah tampilan yang cukup menawan.

Beberapa jenis burung yang bisa ditemukan di area ini diantara lain Violet Turaco, Congo African Grey Parrot dan juga African Crowned Crane. Lalu ada pula Von der Decken’s Hornbill, Ground Hornbill serta Purple Glossy Starling dan juga Amethys Starling. Di sini para pengunjung bisa melihat Senegal Parrot dan juga Laughing Kookabura yang suaranya mirip seperti orang sedang tertawa.

Keindahan burung beo di Bali Bird Park. Foto: ithaka.travel.com

Burung-burung di Sumatra dan Borneo

Setelah berkeliling di luar negeri, sekarang saatnya menuju ke dalam negeri. Di Indonesia tidak kalah menarik jika berbicara mengenai kekayaan alam. Salah satunya adalah spesies burung. Di Bali Bird Park ini para wisatawan akan diperkenalkan lebih dalam lagi mengenai berbagai jenis spesies burung yang dimiliki oleh Indonesia.

Seperti contohnya di area Sumatra. Di area ini para pengunjung akan mengunjungi hutan lebat buatan mirip dengan di Sumatra. Hanya saja luasannya terbatas. Ketika berada di area ini para pengunjung bisa melihat salah satu burung langka yang dipelihara dan dijaga oleh Bali Bird Park. Para pengunjung bisa melihat burung hantu elang yang sangat cantik dan eksotis. Apalagi burung ini memiliki cakar yang sangat kuat.

Tidak salah jika area Sumatra ini akan membawa para pengunjung untuk mengenal lebih dekat spesies burung yang ada di sini. Di area ini pula para wisatawan bisa menemukan beberapa jenis burung seperti Senegal Parrot, Chrinsom Wing Parakeet dan juga White Crested Hornbill. Masih ada pula Bar-pouched Wreathed hornbill dan juga Lesser Coucal serta Black Indian Hawk Eagle.

Dari Sumatra sekarang bergerak menuju ke area Borne. Di area Borneo ini sama halnya dengan Borneo di Kalimantan. Di pulau Kalimantan mempunyai aneka macam dan jenis serta ekosistem dari burung-burung yang ada di sana. Apalagi di Kalimantan tersebut memiliki hutan hujan dataran tinggi dan juga hutan awan dengan banyaknya kabut. Praktis memberikan berbagai jenis burung yang bisa ditemui di sini.

Bali Bird Park sengaja memberikan tampilan yang cukup mirip dengan hutan hujan di Kalimantan. Hal ini tentu saja guna memberikan gambaran mengenai burung-burung yang hidup dan juga berkembang biak di sekitar hutan hujan tersebut.

Para wisatawan bisa melihat burung jenis Nicobar Pigeon dan juga Bulwer Wattled Pheasant. Lalu ada pula jenis Great Argus Pheasant, Javan Great Rhinoceros Hornbill serta salah satu jenis elang yaitu Crested Serpent Eagle dan juga kelelawar yang hidup bebas di sekitar hutan hujan tersebut.

Berfoto bersama burung. Foto: balimagictour.com

Aneka jenis burung di Papua dan Jawa

Senada dengan Kalimantan, di area Papua juga menyediakan berbagai jenis burung yang cukup banyak. Di Papua sendiri juga memiliki hutan hujan dan juga hutan lindung yang sangat banyak. Praktis membuat habitat para burung juga tersebar di sekitar hutan di Papua. Bali Bird Park mencoba membawa habitat tersebut ke kawasan wisata ini dengan membangun area Papua.

Di area ini para wisatawan bisa melihat berbagai macam burung eksotis di Papua seperti cendrawasih hingga kasuari yang indah dan menawan. Apalagi sudah tersedia kandang burung yang megah dengan jenis burung yang lengkap. Menjadi salah satu harta karun tentang alam di dunia.

Semua burung yang ada di kawasan wisata ini sudah dilengkapi dengan nama baik nama Indonesia, latin dan juga bahasa Inggris. Ditambah lagi dilengkapi pula dengan informasi lengkap mengenai habitat asli dari burung-burung tersebut. Sebuah informasi yang sangat lengkap dan juga detail.

Jenis burung yang bisa ditemukan di sini adalah Golden necked Cassowary, Double wanttled Cassowary, Golden Pheasant, Green Jungle Fowl, Amboina King Parrot, Western Crowned Pigeon dan juga Emerald Ground Dove. Selain itu juga sudah ada Southern pied Hornbill, Cinnamon Ground Dove, Black Lory, Black-capped Lory dan juga Salvadori’s Black-capped Lory. Burung Rainbow lorikeet, White bellied Imperial Pigeon, Racket-tailed Black Drongo serta Southern Crowned Pigeon juga sudah ada di area ini.

Para wisatawan  juga bisa melihat burung-burung New Guinea Bronzewing, Chattering lory, African Crowned Crane, Javan Green Peafowl, Indian-blue Peafowl dan Yellow napped lory serta Ornate Lory. Tidak salah jika Papua disebut sebagai surga bagi para burung. Hal ini bisa dilihat di area Papua tersebut yang memiliki jenis yang sangat banyak.

Sementara di area Jawa, para wisatawan juga akan diajak untuk melihat burung-burung langka yang ada di Pulau Jawa. Di sini para pengunjung bisa melihat elang Jawa yang menjadi salah satu burung langka yang sudah mulai punah. Burung elang Jawa ini beterbangan dan juga hidup di habitat yang ada di Bali Bird Park ini. Tentu saja sudah disajikan pula informasi yang komplit mengenai elang Jawa ini.

Selain elang Jawa, para pengunjung juga bisa melihat berbagai macam burung hias yang memiliki suara yang merdu dan indah untuk didengar. Apalagi suaranya saling sahut-sahutan di area tersebut. Membuat suasana menjadi lebih sejuk dan nyaman untuk dikunjungi. Para pengunjung diperbolehkan untuk mengambil foto asalkan tidak mengganggu burung-burung di sekitar kawasan wisata ini.

Berfoto bersama burung beo. Foto: getdiskon.com

Eksotisme Burung di Bali dan mengenal burung hantu

Dari area Jawa, bisa melanjutkan perjalanan menuju ke area Bali. Di sini para wisatawan akan diperkenalkan burung-burung apa saja yang hidup dan tinggal di habitat alam di Bali. Ada burung Bulbul, Merpati hingga bangau dan juga pelikan. Ada pula kelelawar yang menjadi salah satu jenis spesies yang bisa ditemukan di sini.

Di area ini pula para wisatawan akan diperkenalkan mengenai burung-burung langka yang sekarang ini hanya bisa ditemukan di Bali Bird Park. Burung-burung ini hidup di habitat hutan yang sekarang ini sudah mulai berkurang. Di Bali Bird Park ini burung-burung tersebut hidup dan juga berkembang biak serta dijaga dengan sangat hati-hati.

Setelah puas bermain di area Bali, sekarang saatnya para wisatawan mengunjungi area Owl House. Di area ini tentu saja para wisatawan akan diperkenalkan mengenai salah satu spesies burung yang unik yaitu burung hantu. Di sini ada berbagai macam jenis burung hantu yang bisa ditemukan mulai dari burung elang hantu hingga burung hantu putih.

Yang cukup menarik dari area Owl House ini adalah para wisatawan bisa berinteraksi secara langsung dengan burung hantu tersebut. Para pengunjung juga bisa berfoto bersama dengan burung hantu tersebut. Dan tentu saja memegang burung hantu ini juga diperkenankan. Akan tetapi para pengunjung harus mengenakan sepatu khusus agar tidak terkena cakar dari burung hantu ini.

Burung Beo nan cantik. Foto: balibirdpark.com

Menikmati acara Bali Rainforest dan Basic Instict

Selain area yang menyajikan kehidupan dan juga habitat dari para burung tersebut, para wisatawan sudah siap dimanjakan dengan berbagai macam pertunjukkan dan show yang menarik. Salah satunya adalah pertunjukkan Bali Rainforest dan juga Basic Insticit. Di acara Bali Rainforest ini para pengunjung bisa melihat penampilan dari burung bangau, kakatua dan juga burung-burung lainnya yang terbang dengan bebas di sekitar area tersebut.

Para pengunjung akan disajikan bagaimana burung-burung ini terbang dan juga mendarat di area yang sudah disediakan oleh pengelola kawasan wisata Bali Bird Park ini. Para pengunjung bisa melihat dari dekat dengan duduk di kursi yang sudah disediakan di area padang rumput.

Sementara di acara Basic Instict, para pengunjung akan diperlihatkan bagaimana insting berburu dari burung hantu dan juga elang. Di sini para wisatawan bisa melihat cara burung hantu dan burung elang terbang dan menukik tajam ketika menemukan mangsa di daratan. Sebuah pertunjukkan yang sangat spesial dan juga menarik.

 

Pertunjukkan Avian 4D Theatre dan Komodo Experience

Salah satu acara dan pertunjukkan yang bisa dicoba adalah Avian 4D Experience. Di sini para pengunjung akan diajak untuk melihat bagaimana kehidupan para burung dengan sensasi yang sama persis ketika burung-burung itu terbang.

Sensasi ketika terbang di udara lalu melihat ke bawah serta merasakan deburan angin di kala menembus awan bisa menjadi daya tarik tersendiri dan juga pengalaman yang cukup seru. Anak-anak dijamin akan cukup tertarik dengan 4D Theatre ini.

Sementara pertunjukkan lain yang bisa dicoba juga adalah Komodo Experience. Meski berbeda dengan hewan unggas lainnya di sini, Komodo Experience akan mengajak kepada para wisatawan untuk melihat lebih dekat bentuk dari komodo yang memiliki usia lebih dari 1 abad ini. Ditambah lagi habitat asli dari komodo juga akan ditampilkan di sini. Jangan terlalu dekat ketika melihat komodo-komodo tersebut. Pasalnya salah satu spesies dari reptil ini memiliki racun yang berbahaya.

Signage Bali Bird Park. Foto: balitravelvacations.com

Guyu-Guyu Corner dan Papua Rainforest Feeding

Salah satu pertunjukkan  yang sangat pas dikunjungi oleh anak-anak adalah Guyu-Guyu Corner. Mengapa sangat pas ? Dikarenakan di area ini para pengunjung anak-anak bisa bermain bersama burung-burung yang jinak. Di sini para wisatawan bisa berfoto dan bermain bersama burung kakak tua, nuri dan juga beo yang memiliki bulu nan cantik dan berwarna-warni.

Tidak jarang para burung ini dengan inisiatif sendiri akan terbang ke tangan atau ke bahu dan mau untuk diajak berfoto bersama. Jangan sungkan pula untuk memegang dan juga memberi makan. Akan tetapi tetap perhatikan instruksi dari pemandu yang ada di sini.

Jika di area Papua ini para pengunjung hanya bisa melihat eksotisme dari para burung khas Papua, berbeda halnya di Papua Rainforest Feeding. Di sini para pengunjung bisa melihat lebih dekat burung-burung yang ada di sekitar area Papua tersebut. Dan uniknya lagi adalah para wisatawan juga bisa memberi makan para burung dengan bebas. Sudah ada pemandu yang siap membantu para pengunjung untuk melihat lebih dekat burung-burung di area ini.

Sekumpulan burung beo nan cantik. Foto: tripexpert.com

Lory Feeding, Meet The Big Stars dan Pelican Feeding

Salah satu acara favorit bagi anak-anak adalah Lory Feeding. Di sini para pengunjung akan diajak untuk melihat burung lory yang masih termasuk ke dalam jenis burung beo. Dengan warna yang cantik dan juga berwarna-warni seperti hitam, merah, ungu hingga biru, para pengunjung bisa melihat lebih dekat.

Anak-anak juga bisa memberi makan kepada burung-burung tersebut. Setiap pengunjung akan diberikan sebuah mangkuk kecil yang didalamnya berisi biji-bijian. Tidak perlu repot-repot untuk menebar biji-biji tersebut. Para pengunjung cukup membawa mangkuk tersebut ke area yang sudah disediakan. Dengan sendirinya para burung ini akan terbang ke mangkuk ini dan menikmati santapan di dalam mangkuk.

Di area Meet The Big Stars ini sama seperti di area Guyu-Guyu Corner. Akan tetapi di sini para pengunjung akan menemukan burung kakaktua yang langka dengan warna hitam legam nan eksotis dengan jambul yang berdiri tegak. Selain itu juga terdapat burung hornbill yang juga sangat eksotis. Para pengunjung bisa membawa burung ini untuk hinggap di tangan dan juga bahu dan berfoto bersama. Sebuah pertunjukkan yang cukup menarik.

Sedangkan di area Pelican Feeding, para pengunjung akan diajak untuk melihat kebiasaan burung pelikan. Di sini pula para wisatawan bisa memberikan makan kepada burung-burung pelikan tersebut. Tidak perlu takut. Meski burung pelikan ini sangat besar, akan tetapi sangat jinak. Para wisatawan juga bisa ikut berfoto bersama para burung-burung tersebut.

Dijamin anak-anak tentu saja akan menyukai bermain di sekitar Bali Bird Park ini. Selain menikmati suasana di sepanjang habitat para burung, anak-anak juga bisa berinteraksi dengan para burung tersebut di Bali Bird Park.