10 Gambar Pasar Badung Denpasar Bali, Sejarah Market Terbakar + Alamat Yang Baru Pindah Kemana

Pasar badung bali denpasar market kebakaran kota sejarah terbakar alamat kumbasari sayur yang baru pindah kemana adalah address kebakar dimana indonesia map beringkit dps essay fire foto tempo dulu gambar hari ini berita kondisi malam saat info lagi lantai 3 lokasi letak luas mengwi marche mercado observasi pasca penyebab peta pengertian pedagang relokasi setelah sekarang seni sempidi keadaan terkini tradisional video wikipedia youtube
Pasar Badung Denpasar Bali, foto: bali.panduanwisata.id

Lokasi: Jl. Sulawesi No. 1, Dangin Puri Kangin, Kota Denpasar Barat, Bali 80233
Map: KlikDisini
HTM: Free
Buka/Tutup: 24jam
Telepon: (0361) 224361

Pasar Badung merupakan salah satu market terbesar di Bali, dimana tempat tersebut menyimpan sejarah nan panjang. Konon pada peristiwa perang puputan badung, 20 September 1906 dulunya pasar ini menjadi lintasan para pasukan ekspedisi belanda yang bergerak dari denpasar menuju pamecutan. Perlu anda ketahui bahwa pasar badung ini mulai di bangun pada tahun 1983 dan di resmikan pada tanggal 24 april 1984 oleh Gubernur Bali saat itu, yakni Profesor IB Mantra. Namun sayang pada tahun 2000 pasar badung ini mengalami kebakaran hebat yang menyebabkan seluruh bangunan gedung pasar hangus terbakar , karena itulah dilakukan renovasi besar-besaran pada tahun 2001 dan para pedagang harus ditempatkan di relokasi.

keramean pasar di pagi hari, foto: bali.panduanwisata.id

Hal ini karena aktivitas ekonomi yang ada di pasar tersebut sangat tinggi, hal ini sejalan dengan nama besar denpasar sebagai salah satu kota budaya di bali ramai dikunjungi para wisatawan baik dalam maupun luar negeri. Dimana banyak sekali wisatawan yang belanja di pasar badung ini, sehingga tidak heran jika hal tersebut mempengaruhi peningkatan jumlah penduduk, kebutuhan pokok dan barang. Hingga kini pasar Badung masih menjadi penyangga nadi ekonomi para pedagang kecil dan penyedia kebutuhan barang pokok yang murah meriah untuk warga sekitar dan wisatawan. Lalu seperti apakah daya tarik yang dimiliki oleh pasar badung ini ? untuk lebih jelasnya mari perhatikan ulasannya dibawah ini.

Daya Tarik Pasar Badung Denpasar Bali

para pedagang sayur dan buah-buahan, foto: tripadvisor.com

Pasar badung atau sekarang lebih dikenal sebagai pasar seni kumbasari, setiap harinya selalu tampak ramai di kunjungi oleh para pengunjung. Para pengunjung tidak hanya masyarakat lokal denpasar yang ingin berbelanja kebutuhan sehari-hari di pasar, namun bagunan dengan luas lahan 800 meter persegi dan bergaya arsitektur Bali terdiri empat lantai ini juga ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Dimana banyak diantara mereka yang mencari oleh-oleh di pasar ini khas pulau bali.

salah satu kios penjual oleh-oleh di pasar kumbasari, foto: bali.panduanwisata.id

Sesuai dengan namanya, pasar kumbasari ini menawarkan beragam macam pernak-pernik, kerajinan, dan karya seni khas Bali yang biasanya dicari oleh pembeli sebagai buah tangan atau oleh-oleh orang di rumah. Keunggulan yang dimiliki oleh pasar badung ini menyediakan beragam produk cukup lengkap namun dengan harga terjangkau dan bisa tawar menawar, mulai dari aksesoris, patung, baju dan ornamen semuanya ada di tempat ini. Selain itu jaraknya dari pusat kota denpasar lebih dekat dijangkau, membuat para wisatawan dengan mudah menuju ke lokasi dari pasar badung ini.

wisatawan luar negeri sedang membeli kebutuhan sehari-hari, foto: denpasarkota.go.id

Banyak juga di antara pedagang di pasar badung yang sudah berjualan puluhan tahun di tempat , bahkan mereka berdagang secara turun-temurun hingga digantikan oleh keturunannya sampai saat ini masih banyak. Dimana menurut direktur pasar denpasar, Made Westra, terdapat sekitar 800 pedagang yang masih aktif berjualan di pasar seni badung hingga kini. Karena itu maka tidak heran jika para pengunjung pasar ini setiap tahunnya mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun sebelumnya.

gedung baru pasar budung bali, foto: bali.panduanwisata.id

Perlu anda ketahui bahwa selain sudah ada sejak jaman kolonial belanda, pasar badung masih memiliki dua keunikan lainnya. Pertama, jika di guli panggul biasanya seorang pria maka di sekitar area pasar ini banyak bertebaran para WTS atau wanita tukang suun, dimana mereka akan menawarkan jasanya untuk mengangkat suun atau barang belanjaan dari para pengunjung. Dimana karena penataan lahan parkirnya yang cukup tertata sehingga mau atau tidak para pengunjung harus memarkirkan kendaraan mereka sedikit lebih jauh dari lokasi pasar, karena hal ini jasa WTS saat ini kian marak. Jika terdapat para konsumen yang harus membawa belanjaan dari dalam pasar badung sedangkan parkir kendaraan mereka berada di Jl Kartini. Maka jarak yang mereka tempuh lumayan jauh, nah di situ lah para konsumen bisa memakai jasa para wanita tukang suun dengan patokan harga atau upah sebesar Rp 5000, Rp 10.000 sampai Rp 20.000 tergantung berat dan banyaknya jumlah barang.

kios pedagang penjual kerajinan, foto: balitoursclub.net

Untuk keunikan kedua adalah terdapat tempat suci yakni unsur parahyangan pasar atau pura pasar, dimana yang biasanya disebut dengan melanting. Pura tersebut di balut dengan arsitektur khas bali dan pada area pasar badung dibatasi sebuah tembok panyengket dengan gaya badung atau denpasar. Sedangkan pada sebelah utara terdapat sebuah bangunan pura melanting Sari Buana, dan di Selatan ada Pura Beji Pasar Badung. Seluruh aspek tersebut sejalan dengan budaya masyarakat hindu di Bali yang selalu berpegang teguh pada konsep Tri Hita Karana. Dimana konsep tersebut berlandaskan ajaran agama hindu yang berguna untuk meciptakan hubungan harmonis dan selaras antara mahkluk hidup dengan sang pencipta, serta manusia dengan alam lingkungan.

Lokasi dan Jam Operasional Pasar Badung Denpasar Bali

suasana pasar pada malam hari, foto: dgbalicarrental.com

Untuk lokasi dari pasar badung ini masih berseberangan dengan market seni kumbasari, dimana untuk alamat lengkapnya berada di Jl. Sulawesi No. 1, Dangin Puri Kangin, Denpasar Barat, Dauh Puri Kangin , Kota Denpasar, Bali 80233. Nah untuk anda yang saat ini berada di daerah denpasar dan sedang mencari oleh-oleh dengan harga murah, bisa langsung datang ke lokasi pasar ini dengan mudah, karena banyak sekali pilihan kendaraan transportasi.

Seperti kebanyakan pasar-pasar di tempat lain, market ini buka setiap hari selama 24 jam dan selain menjual oleh-oleh, banyak para pedagang disini juga jual kebutuhan sehari-hari seperti sayuran, buah-buahan dan lauk-pauk.

Pasar Badung Denpasar Bali Tak Sejaya Dulu

keadaan pasar badung tempo dulu, foto: nemblas.com

Meskipun memiliki suasana tradisional dan budaya yang kental serta para pedagang ramah hingga barang murah meriah, ternyata tidak bisa menjamin bahwa pasar badung selama akan ramai di kunjungi oleh para wisatawan setiap harinya. Dimana setelah terjadinya kebakaran pasar ini menjadi sepi, hal tersebut  karena di bali sudah banyak berdiri toko oleh-oleh modern yang lebih bagus dan lengkap. Karena hal tersebut membuat sistem perekonomian semakin menurun.

Seperti yang sudah kami sebutkan di awal tadi, bahwa pasar badung ini pernah mengalami kebakaran pada tahun 2000, dimana api tiba-tiba muncul di area lantai tiga dengan cepat menjalar hingga ke lantai atas. Nah setelah kejadian kebakaran tersebut mulai banyak toko oleh-oleh modern berdiri yang menyebabkan perubahan signifikan di pasar badung atau seni kumbasari. Hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa kios tampak tutup, tidak ada yang menyewa. Dimana para wisatawan yang datang ke bali pasti beli oleh-oleh ke pasar ini, sekarang mereka beralih ke toko-toko modern tersebut.

pembangunan gedung baru pasca kebakaran, foto: jawapos.com

Untuk mengatasi hal tersebut akhirnya pemkot kota menjadikan Pasar Badung dan Kumbasari ini sebagai satu di antara destinasi tujuan wisata Denpasar City Tour. Selain itu PD Pasar Denpasar juga mengupayakan untuk menarik minat para wisatawan dan masyarakat sekitar untuk datang ke market tradisional ini. Salah satunya adalah PD Pasar sudah meningkatkan standar pengawasan sanitasi pasar tradisional yakni seperti pembuangan limbah, sampah, kebersihan kamar mandi umum, sirkulasi udara, pencapaian, penanggulangan bahaya kebakaran supaya tidak lagi terjadi kejadian tempo dulu serta keamanan dan kenyamanan konsumen dalam berbelanja.