10 Gambar Candi Sambisari Kalasan Yogyakarta, Harga Tiket Masuk Lokasi + Alamat Map Peta

Candi sambisari kalasan yogyakarta jogja harga tiket masuk gambar alamat lokasi map fungsi peta
Candi Sambisari Yogyakarta, foto: lihat.co.id

Lokasi: Jl. Candi Sambisari, Purwomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55571
Map: KlikDisini
HTM: Rp.3.000/Orang
Buka/Tutup: 08.00-17.00
Telepon: (0274) 496019

Banyak sekali cara yang bisa kita lakukan untuk mengisi hari libur, di mana salah satunya adalah dengan mengunjungi situs bersejarah seperti candi. Jika berbicara mengenai candi, tentu salah satu kota di Indonesia yakni Yogjakarta merupakan tempat yang cocok dikunjungi. Hal ini karena di jogja banyak sekali ditemukan candi-candi bersejarah, hingga terdapat pula candi terbesar di dunia dan menjadi salah satu keajaiban dunia yaitu Candi Borobudur. Namun kali ini kita tidak akan membahas mengenai candi Borobudur, melainkan sebuah candi yang unik yakni Candi Sambisari

Keindahan Sekitar Candi, Foto: anishidayah.com

Jika selam ini kebanyakan candi-candi dibangung di atas dataran atau di lereng-lereng pegunungan seperti kompleks Candi Arjuna di Dieng dan candi-candi lainnya, berbeda dengan candi Sambisari. Di mana candi tersebut terleta di kedalaman sekitar 6.5 meter di bawah permukaan tanah. Hal ini lah yang membuat kita tidak perlu berpanas-panasan dibawah terik matahari yang menyengat seperti pada saat kita menikmati bangunan candi Prambanan, Candi Plaosan dan Candi Kalasan. Namun berbeda dengan Candi Sambisari, dimana kita bisa menikmati keindahan dan kemegahan candi tanpa harus takut kepanasan karena letaknya yang berada di bawah permukaan tanah.

Sejarah Candi Sambisari

Taman yang ada di sekitar Candi, Foto: citraceritajogja.wordpress.com

Candi Sambisari merupakan Candi Hindu beraliran Syiwa, di mana diperkirakan dibangun pada awal abad ke-9 oleh pemerintahan Rakai Garung, yakni seorang Raja Mataram Hindu dari dinasti Syailendra.

Candi Sambisari ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang petani yang sedang mencangkul di sawahnya, pada saat itu petani tersebut merasakan cangkulnya menghantam sebuah benda keras yang setelah digali dan diamati ternyata sebuah batu yang memiliki pahatan di atasnya. Berdasarkan laporan penemuan tersebut akhirnya Balai Arkeologi Yogyakarta melakukan penelitian dan penggalian lebih lanjut. Setelah berhasil menyelesaikan galiannya, baru pada tahun 1966 lahan tersebut ditetapkan sebaiakn tempat reruntuhan sebuah candi yang terpendam oleh timbunan pasir dan batu yang dihasilkan oleh Gunung Merapi pada tahun 1906. membutuhkan waktu 21 tahun lamanya untuk merekonstruksi dan pemugaran candi ini yang akhirnya selesai pada tahun 1987.

Candi Induk. Foto: herulegowo.wordpress.com

Selain menemukan reruntuhan komplek candi Sambisari yang mengah, para peneliti juga menemukan beberapa peninggalan bersejarah lainnya, seperti sebuah prasasti yang terbuat dari emas dengan ukuran 1 x 2 cm, arca perunggu berukuran 29cm dan 12cm, cawan yang terbuat dari perunggu dan beberapa gerabah kuno. Kini semua penemuan tersebut di simpan di museum yang ada di dekat candi sambisari.

Sejarah pendirian Candi Sambisari hingga kini masih belum dapat diketahui secara pasti karena tidak adanya bukti konkret sejarah pendirian Candi ini. Namun jika dilihat dari arsitektur bangunannya, candi Sambisari ini diperkirakan dibangun sekitar tahun 812 – 838 M, sama dengan pada saat pembangunan Candi Prambanan, Candi Sojiwan, dan Candi Plaosan.

Salah satu patok yang ada di sekitar Candi, Foto: njogja.co.id

Di dalam Komplek candi Sambisari terdiri dari 1 buah candi yang merupakan candi induk dan 3 buah candi pendukungnya. Candi Induk berukuran 13.65 meter x 13.65 meter berketinggian 7.5 meter dan menghadap ke arah barat, bentuk Candi Induk tersebut adalah bujur sangkar. Ada hal menarik yang ada di candi induk yakni adanya batu-batu pipih seperti umpak yang berada selasarnya, Batu-batu umpak tadi mempunyai tonjolan berbentuk bulan dan persegi.

Sedangkan pada sisi luar candi Induk Sambisari terdapat relung-relung yang di dalamnya ditempati beberapa arca, seperti Arca ganesa di sisi timur , Arca Durga disebelah utara, arca Agyasta di sisi sebelah selatan dan pada bagian Baratnya merupakan pintu masuk ke dalam Candi, dimana sebelumnya terdapat dua buah Arca yakni Arca Mahakal dan Nandiswara, namun pada tahun 1971 kedua arca tersebut hilang karena di curi.

Tampak keseluruhan keindahan di sekitar lokasi, Foto: lsctlevel4.wordpress.com

Pada bagian depan candi utaman Sambisari terdapat tiga buah candi kecil atau biasanya disebut sebagai candi pengawal atau penjaga. Candi pengawal tersebut berada di sebelah utara dan selatan yang masing-masinnya memiliki ukuran 4,8m x 4,8m, sementari Candi pengawal yang ada di sisi tengah memiliki ukuran sedikit lebih besar yakni 4,9m x4,8m dan di tengah ruangan terdapat sebuah Lingga lengkap dengan yoninya. Lingga tersebut terbuat dari batu berwarna putih, sedangkan yoninya yang berada di di tengah lingga terbuat dari batu berwarna hitam yang sangat keras dan mengkilap. Di sepanjang tepi lingga terdapat jalan atau ukiran yang berfungsi untuk menampung air persembahan yang nantinya akan dialirkan bercucuran berhiaskan kepala ular.

Pada setiap penjuru arah mata angin terdapat juga 8 buah lingga patok yang mengeliling kawasan candi in. Jika dilihat sepintas candi Sambisari ini tampak seperti sebuah kastil di tengah taman, karena disekeliling candi ini dihiasi rerumputan hijau yang tertata rapi seperti taman di halaman sebuah kerajaan dengan candi di tengah sebagai pusatnya.

Lokasi dan Rute ke Candi Sambisari

Keasrian kawasan Candi, foto: lihat.co.id

Candi Sambisari terletak di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jarak dari Kota Yogyakarta hanya sekitar 10 km ke arah timur, atau kira-kira 6 km sebelum Kompleks Candi Prambanan. Memang letak dari Candi Sambisai ini dekat dengan Candi Sari Kalasan dan Candi Prambanan, sehingga rute untuk menuju ke lokasi Candi ini sangatlah mudah.

Untuk anda yang ingin menggunakan transportasi umum bisa menggunakan bus dengan rute Yogya-Solo dari Jandi dan nanti anda hanya perlu berhenti di jalan Yogya-Solo Km 10, nah dari sana anda dapat melanjutkan perjalanan menggunakan ojek sekitar 2 KM dan anda akan sampai di depan area Candi Sambisari.

Namun untuk anda yang menggunakan kendaraan pribadi juga bisa dengan mudah sampai di kawasan candi Sambisari. Anda hanya perlu menyusuri Jalan Raya Jogja – Solo. Sesampainya pertigaan Bandara Adi Sutjipto anda harus mengambil jalan lurus terus hingga menjumpai pertigaan dengan penanda Gedung Balai Diklat Keuangan Yogyakarta, setelah itu silahkan belok kiri menuju utara. Tak sampai 15 menit anda akan tiba di Candi Sambisari yang terletak di area perkampungan warga.

Tiket Masuk Candi Sambisari

tampak dekat bagunan Utama Candi, foto: wisatamelayu.com

Untuk tiket masuk ke kawasan candi Sambisari cukup murah, dimana anda hanya membayar sebesar Rp. 3.000,-. per orang saja belum termasuk biaya parkir. Untuk kendaraan pribadi bisa parkir masuk ke dalam tempatnya bersebelahan dengan museum mini candi Sambisari. Di dalam Museum tersebur berisi tentang bagaimana proses dan alur ekskavasi yang dimulai dari penemuan, pemugaran hingga jadi seperti saat ini yang terlihat, selain terdapat juga peta sederhana tentang situs-situs candi yang menyebar di seluruh Jogja.

Hal yang Bisa di Lakukan di Candi Sambisari

Keindahan Taman di sekitar lokasi Candi, Foto: bakpiamutiarajogja.com

Ada banyak hal yang bisa kalian lakukan ketika mengunjung komplek area Candi Sambisari. Nah berikut adalah beberapa hal yang bisa anda lakukan ketika berada di kawasan bersejarah ini.

  1. Mengabdikan Keindahan Candi

Di dalam komplek Candi Sambisari memiliki pesona alam yang indah, tidak hanya terdiri dari bangunan candi saja, tetapi di kawasan ini terdapat pula hamparan rumput hijau dan taman yang tertata dengan rapi mengintasi area candi dan dinding tanah yang mengitari candi Sambisari dihiasi dengan tulisan Candi Sambisari membuatnya semakin indah apalagi pada saat musim penghujan, semuanya akan terlihat hijau segar. Karena suasananya yang asri membuat lokasi ini sering dijadikan lokasi pre wedding atau sesi foto lainnya.

  1. Bersantai Sambol Menanti Senja

Komplek kawasan Candi Sambisari ini memang memiliki taman yang cukup luas dan ditumbuhi rerumputan hijau sehingga cocok dijadikan tempat bersantai dan melepaskan lelah setelah menikmati keindahan bangunan Candi Sambisari, di mana anda bisa duduk bersantai di sekitar candi di temani orang-orang terdekat anda sambil menunggu datangnya senja.

  1. Menyusuri Jejak Sejarah Candi dan Museum

Untuk anda yang suka dengan sejarah, maka berkeliling di sekitar candi Sambisari sambil mengamati arsitektur yang ada di dindin candi mungkin bisa menjadi hal yang menarik untuk di lakukan. Dimana di dalam area candi anda akan menemukan relung-relung candi yang di dalamnya berisikan arca, mulai dari arca Ganesha, arca Dewi Durga, hingga arca Agastya, seelain itu terdapat juga sepasang lingga dan yoni di dalam bilik candi yang membuktikan bahwa dulu candi Sambisari ini dipakai sebagai tempat pemujaan untuk Dewa Syiwa.

Selain itu untuk anda yang ingin mengetahui informasi lebih lengkap mengenai candi Sambisari, bisa datang ke museum mini atau ruang informasi yang berada di dekat loket pintu masuk. Di dalam museum mini tersebut nanti anda bisa melihat foto-fot lingkungan sawah miliki petani sebelum digali dan foto proses eskavasi Candi Sambusari serta benda-benda yang ditemukan pada saat prose penggalian.

Tempat Wisata di Sekitar Candi Sambisari

Candi Sambisari Yogjakarta, Foto: yogyakarta.co

Setelah puas berkeliling di sekitar candi sambisari tentu saja banyak para pengunjung yang ingin ke tempat wisata lainnya, namun banyak dari pengunjung yang bingung ingin melanjutkan ke tempat wisata apa lagi. untuk itu lah anda tidak perlu bingung, karena di sekita daerah candi Sambisari banyak sekali tempat wisata lainnya, nah berikut adalah beberapa tempat wisata yang ada di sekitar candi Sambisari

  1. Jogja Bay Waterpark

Tidak jauh dari lokasi Candi Sambisari terdapat sebuat tempat rekreasi keluarga yang menarik, yakni Jogja Bay Waterpark, di mana wisata ini terletaknya di sebelah stadion Maguwoharjo, Sleman. Jogja Bay Waterpark ini memiliki tema bajak laut dan memurpakan waterpark terbesar, tercanggih, sekaligus terlengkap di Indonesia. Ada banyak sekali wahana yang bisa di coba di tempat ini.

  1. Candi Kalasan

Untuk anda yang belum puas mengunjung satu bangunan sejarah tidak perlu khawatir, karena di dekat lokasi Candi Sambisari terdapat banyak sekali Candi lainnya salah satunya adalah Candi Kalasan. Di mana Candi Kalasan atau Candi Tara terletak di Desa Kalibening, Tirtamartani, Kabupaten Sleman, yang berjarak sekitar 16 km dari kota Yogyakarta. Candi Kalasan ini merupakan candi Buddha tertua yang ada di Yogyakarta, Candi ini dibangun bertujuan untuk memuja Dewi Tara. Selain itu Candi Kalasan ini memiliki keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan Candi Buddha lainnya, di mana seluruh relief yang ada di candi ini dilapisi dengan semen kuno yang terbuat dari getah pohon.

  1. Candi Sari

Selain Candi Kalasan, terdapat juga Candi Sari yang merupakan Candi Buddha dan dibangun sekitar abad ke 8 M. Candi Sari mempunyai kemiripan dengan Candi Plaosan yang sama-sama memiliki bentuk bangunannya yang bertingkat. Berdasarkan dari pola bangunan dan pembagian ruang yang ada di dalam candi Sari ini, diperkirasakan dulunya candi ini digunakan sebagai tempat pendeta.