by

Secangkir Kopi ‘Bulan Madu’ Nikmatnya Setara 10 Cangkir Kopi Biasa

Bondowoso – Bondowoso dideklarasikan sebagai kabupaten Republik kopi. Kopi Bondowoso, merupakan salah satu kopi Nusantara yang telah mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis “Java Ijen Raung” dari Kementerian Hukum dan HAM. Kopi yang dijadikan icon kopi Arabika. Mukhlis, salah satu warga Bondowoso ingin ikut andil untuk mempromosikan Bondowoso sebagai Republik kopi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membuat satu produk kopi dengan merek “Kopi Bulan Madu”.

Kopi bulan madu dihasilkan dari Ijen, Rawu, Argopuro. Kopi yang berasal dari Ijen dan Rawu merupakan kopi terbaik di Bondowoso. Menurut Mukhlis “Kopi Bulan Madu” mempunyai rasa yang lebih asam dan ada seperti rasa coklatya.

“Kopi Bulan Madu” semakin lama dikecap rasanya akan terasa seperti ada rasa pedas. Berdasarkan hasil Skor cup test dengan metode penyangraian menengah (medium roast) berkisar antara 80, 27-84, 88 menempatkan kopi Bondowoso masuk dalam jajaran kopi specialty menurut standar Specialty Coffee Asosiation of America dengan cita rasa spesifik sweetness (manis) dan spicy (pedas).

Kopi bulan madu diolah dengan tangan terampil oleh kelompok tani. Jumlah kelompok tani yang mengelola kopi sebanyak 43 kelompok tani yang dibina oleh Puslit koka Jember dan diawasi Bank Indonesia yang memberikan​ bantuan.

Berikut ini adalah standar operasional procedure (SOP) Pengolahan kopi yang dilakukan oleh kelompok tani mulai dari berbunga hingga siap seduh. Beberapa proses memang membutuhkan waktu dan tenaga. Setelah buah ranum kemudian dilakukan petik merah, hal ini dilakukan agar kopi yang dihasilkan adalah kopi yang terbaik. Setelah itu, buah kopi tersebut dibawa ke Unit Pengolahan Hasil (UPH) di Bondowoso tepatnya di Kecamatan Sumber Wrigin ada lebih dari 40 UPH yang menaungi sekitar 2000 lebih petani kopi.

Di UPH buah yang sudah dipetik disortasi kembali agar buah kopi yang masih hijau atau belum matang tidak ikut diproses. Kemudian dilakukan perendaman buah kopi di dalam air atau yang biasa disebut proses perambangam. Proses perambangam dilakukan untuk memisahkan antara biji kopi yang bagus dan tidak. Biji kopi yang bagus adalah biji kopi yang tenggelam. Kemudian biji kopi yang lolos seleksi akan dikupas menggunakan mesin pulper.

Proses tidak hanya dilakukan dengan memilih biji kopi yang tenggelam akan dilakukan lagi sortasi setelah pulper. Hal ini sangat penting dilakukan untuk memastikan tidak ada kulit kopi yang ikut terfermentasi. Kopi – kopi ini kemudian difermentasi dengan durasi selama 36 jam di dalam karung. Setelah mencapai 36 jam, kopi akan dijemur di bawah sinar matahari. Lamanya penjemuran tergantung cuaca berkisar antara 10-15 hari hingga mencapai kadar air yang pas yakni 11%.

Setelah itu kopi kemudian akan dikupas menggunakan huller untuk memisahkan horn skin (HS) dengan biji kopi (green bean). Kopi yang akan diekspor biasanya dijual dalambentuk HS kering. Untuk produk hikir, petani akan kembali mensortasi green bean yang ada untuk kemudian dijual atau diproses menjadi roasted bean ( biji sangrai) atau ground coffee (biji bubuk). Level roasting yang kerap dipakai petani adalah light to medium atau medium. SOP pengelolaan kopi yang dilakukan oleh kelompok tani harus sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan. Apabila ada kelompoktani yang melanggar maka kelompok tani tersebut akan dikeluarkan dari kelompok tani yang dibina oleh Puslit Koka Jember.

Begitulah jenis kopi dan SOP bahan baku yang digunakan oleh pak mukhlis untuk membuat “Kopi Bulan Madu”. Saat ini kopi dijual dalam bentuk bubuk dan merupakan salah satu oleh khas Bondowoso. Varian kopi bulan madu adalah (1) biasa (kopi Arabika asalan tanpa disortir) dengan harga Rp25.000/100g , spesial (kopi yang disortir) dengan harga Rp40.000/100g, blue (ada proses fermentasi) dengan harga Rp65.000/100g.

Salah satu yang menarik dari kopi bulan madu menurut Mukhlis adalah ketika meminum kopi ini nikmatnya seperti orang lagi berbulan madu. Kopi yang nikmat seperti inilah yang membuat orang akan menjadi ketagihan dan ingin terus meminumnya. Satu cangkir kopi bulan madu rasanya sama seperti 10 cangkir kopi biasa saking nikmatnya.

Comment

News Feed