by

Alamat Museum Fauna Indonesia Komodo dan Taman Reptilia TMII + Sejarah Angker

-berita-1,042 views
Museum fauna indonesia komodo dan taman reptilia alamat angker sejarah tmii
Museum Fauna Indonesia Komodo, foto: infojakarta.net

Lokasi: Jalan Taman Mini Indonesia Indah, RW.2, Ceger, Cipayung, Jakarta 13820
Map: KlikDisini
HTM: Rp.10.000 /Orang
Buka/Tutup: 09.00 – 16.00
Telepon: (021) 8400709

Ketika kita berkunjung ke Jakarta, mungkin kita hanya akan melewatkan waktu untuk mengunjungi tempat-tempat terkenal seperti jejeran mall megahnya.

kandang kura-kura buaya di Museum, foto: staticflickr.com

Namun, mengapa kita tidak mencoba untuk mengunjungi tempat bersejarah seperti museum? Tanpa kita sadari, ada begitu banyak museum di Ibukota sayang dilewatkan saat singgah ke kota ini. Salah satunya ialah Museum Fauna Indonesia.

Museum Fauna Indonesia Komodo ini merupakan museum dengan tema dunia satwa Indonesia berbentuk awetan. Bangunan dari museum begitu unik dikarenakan ruang pamerannya memiliki bentuk komodo.

Tempat ini dibangun mulai tanggal 1 Oktober tahun 1975 hingga 1 Juli 1976. Peresmian museum di tanggal 20 April 1978. Peresmian dilakukan oleh Presiden Soeharto.

Sekilas mengenai Museum Fauna Indonesia

lantai dasar Museum, foto: tawvic.files.wordpress.com

Lokasi wisata ini menempati lahan dengan luas 10.120 meter persegi dan luas bangunan 1500 meter persegi. Lokasi yang sarat akan ilmu ini memiliki tema dunia satwa Indonesia. Arsitekturnya berbentuk Komodo sehingga tempatnya akan sangat mudah dicari.

Bentuk satwa dipamerkan sebagian besar adalah satwa awetan, tetapi juga terdapat satwa hidup di sini. Terdapat 150 jenis satwa awetan dikoleksi.

Masing-masing sengaja diletakkan di ruang kaca. Penyajian dari jenis satwa dalam pameran sengaja dibedakan berdasarkan pada kelompok persebaran.

Penyajiannya dari barat ke timur, sehingga menunjukkan persebaran dari Sumatera sampai ke Papua, selain itu hewan diwetkan juga dikelompokkan berdasarkan habitat mereka yaitu pantai sampai gunung.

Museum yang sarat akan pengetahuan

patung komodo di depan museum, foto: i.ytimg.com/

Ketika memasuki area wisata, kita akan disambut dengan kolam kecil berisi kura-kura pada sebelah kanan gedung berbentuk komodo. Sedangkan di samping kiri kita bisa menemukan biawak serta hewan sejenisnya dipamerkan.

Apabila Anda mengitari gedung dengan bentuk komodo ini, sehinga berbagai macam hewan reptil hidup bisa disaksikan di kandang mereka.

Bangunan pertama memberikan sajian berbagai macam koleksi dari binatang mamalia, reptilan dan serangga sangat lengkap dengan kondisi lingkungan alam mereka.

Sudah membayangkannya? Diantara berbagai macam hewan tersebut terdapat gajah, harimau dan beruang untuk mengingatkan kita bila jenis satwa ini apabila tidak dilindungi juga akan punah seperti lainnya.

koleksi binatang yang di awetkan di museum, foto: jalanjalan.co

Di bagian lain, Anda bisa menemukan vitrin-vitrin berisi berbagai macam kupu-kupu di sebelah barat sampai di sebelah timur. Kemudian, terdapat berbagai macam jenis kerang, keong, kepiting sampai udang yang ditampilkan.

Tampilan ini sebagai bukti bila bangsa kita juga kaya akan fauna laut. Di sudut yang lain, kita bisa menemukan binatang dengan ruas satu yang diperlihatkan seperti laba-laba, kaki seribu dan kalajengking.

Sedangkan, di atas yakni di lantai dua, ada berbagai macam jenis burung yang telah diawetkan. Penataan burung ditata menurut habitatnya. Ada burung yang hidup di persawahan, lapangan, laut, rimba, perkebunan sampai pegunungan.

Untuk daerah asal burung-burung tersebut mulai dari daerah Sumatera, Kalimantan, Bali, Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku hingga Papua.

Di tahun 2001, tepatnya pada tanggal 20 April, museum ini ditambah berbagai hewan reptilan yang banyak menyajikan jenis satwa reptil seperti biawak, buaya, komodo, kura-kura buaya, kadal, kodok, penyu, kura-kura, iguana hingga ular berkaki.

Hal yang bisa kita lakukan di Museum Fauna

komodo yang di awetkan, foto: kompas.com

Setelah puas berkeliling melihat berbagai koleksi wisata ini, kita bisa mencoba menyentuh berbagai macam hewan. Pasti Anda ingin merasakan atau menyentuh satwa-satwa dari museum? Kita bisa menyentuh dengan bebas, karena tempat ini disediakan taman sentuh yang membebaskan pengunjung untuk memegang, bercengkrama sampai berfoto bersama hewan.

Di momen inilah kita bisa mencoba keberanian kita untuk memegang berbagai macam hewan koleksi dari museum.

Fasilitas Museum Fauna Indonesia

jalan di sekitar museum, foto: xuite.net

Seperti tempat wisata pada umumnya, tempat ini menyediakan fasilitas yang cukup lengkap mulai dari kamar mandi umum, hingga tempat parkir juga disediakan.

Harga tiket masuk

Harga tiket untuk masuk ke museum dibanderol cukup murah. Anda hanya perlu membayar Rp 10.000 per orang. Harga tersebut sepertinya sudah cukup murah, apalagi kita bisa di sini dari pagi jam 09.00 hingga sore hari pukul 16.00 WIB.

Rute menuju tempat wisata

bentuk bangunan museum, foto: wisatajakarta.net

Untuk menuju ke kawasan wisata ini kita dapat menggunakan bus Trasjakarta dengan pilihan koridor 10 jurusan Priok –  Cililitan serta turun di Pusat Grosir Cililitan.

Kita bisa melanjutkan perjalanan dengan angkutan T02 dan berhenti di depan pintu masuk TMII. Apabila Anda memilih naik Transjakarta koridor 9 yang memiliki jurusan Pinang  –  Ranti Pluit, Anda tinggal turun di dekat Tamini Square.

Bagaimana jika menggunakan kendaraan pribadi? Sebetulnya, apabila memilih menggunakan kendaraan pribadi, Anda bisa lebih mudah sampai di lokasi ini.

Anda bisa menggunakan Google Map dan memilih rute tercepat untuk menuju ke wisata ini. Sehingga, sepertinya tidak ada kata sulit untuk menjangkaunya. Karena berada di tengah perkotaan, jalan menuju ke lokasi juga mudah dan tidak rumit.

Tempat terdekat

kepala komodo merupakan bangunan museum, foto: tamanmini.com

Di TMII ada begitu banyak tempat wisata lain. Kita bisa mengunjungi beberapa lokasi dalam satu waktu sekaligus seperti Museum Transportasi dan Museum Indonesia.

Hotel yang paling dekat bisa disinggahi ketika berkunjung di TMII seperti Herry’s Kebagusan City Apartemen, serta Hotel Santika TMII.

Tips berkunjung

Ada beberapa tips untuk Anda lakukan, apabila ingin mengunjungi museum ini seperti datang di jam lebih pagi. Datang lebih pagi merupakan cara sehingga kita dapat menuju ke lokasi tanpa macet serta memperoleh tempat parkir yang tidak terlalu jauh.

Karena, ketika musim liburan lokasi ini sangat ramai dikunjungi para wisatawan, bukan hanya wisatawan yang berasal dari dalam kota, namun wisatawan yang berasal dari luar kota juga ingin mengunjunginya.

salah satu ruang museum komodo, foto: infojakarta.net

Tempat wisata lain 

Selain  mengunjungi tempat wisata ini, sebetulnya Jakarta memiliki lokasi wisata lain yang tidak kalah menarik seperti:

  • Dunia Fantasi. Dunia Fantasi atau sering disebut dengan Dufan merupakan pelopor theme park di Indonesia. Tempat ini memiliki berbagai macam wahana yang menantang dan menarik. Dufan memberi fasilitas pusat hiburan yang paling seru serta lengkap di datangi bersama dengan orang tercinta. Untuk tiket masuknya Rp 200.000 di weekdays dan Rp 295.000 saat weekend.
  • Seaworld Ancol. Masih berada di Taman Impian Jaya Ancol. Lokasinya tidak jauh dari Dufan. Kita akan merasakan sensasi sangat seru karena berjalan di bawah air dan berinteraksi dengan ikan yang lucu. Untuk masuk di area ini, kita hanya perlu menyiapkan dana kurang lebih Rp 80 ribuan hingga Rp 200 ribuan.
  • Atlantis Water Adventure. Pesona dari kawasan wisata Ancol memang tidak akan pernah ada habisnya. Bila wisata di atas sudah terlalu mainstream, kita bisa mencoba Atlantis Water Adventure.Walaupun memiliki konsep yang sama yakni theme park, beda dengan dufan, lokasi ini memberi penawaran wahana permainan nan seru dan menantang.

Comment

News Feed