by

10 Foto Curug Cigangsa Sukabumi Surade, Alamat Peta Lokasi Wisata + Mitos Misteri

-berita-481 views
Curug cigangsa sukabumi ujung genteng surade cianjur selatan jampang wikipedia luhur alamat sejarah cikaso rute foto gambar lokasi misteri mitos peta poto wisata
Curug Cigangsa ini berada di Kabupaten Sukabumi dan memiliki keindahan alam dengan yang masih terbilang alami (foto: wisatareligidunia.blogspot.com)

Lokasi: Kelurahan Pasiripis, Kecamatan Surade, Sukabumi, Jawa Barat 43179
Koordinat:
KlikDisini
Tarif:
Rp 3.000 / orang
Jam Operasional:
24 Jam
Nomor Telepon:
0816 1140 300

Musim liburan memang selalu ditunggu – tunggu oleh setiap orang. Wisata alam adalah pilihan yang tepat untuk di datangi. Banyak sekali pilihan wisata alam untuk kita kunjungi seperti pantai, pegunungan dan juga air terjun.

Kali ini kami akan memberikan rekomendasi wisata alam air terjun yang ada di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Dalam bahasa sunda air terjun ini sering kali disebut dengan curug. Nah, kami akan merekomendasikan tentang Curug Cigangsa.

Banyak pengunjung datang untuk berenang karena debit air di sini sangat banyak (foto: hattatactics.wordpress.com)

Di artikel kali ini akan kami lengkap tentang Curug Cigangsa mulai dari berbagai foto dan gambar, alamat dan rute serta sejarah cerita misteri dan mitos yang ada di sini. Maka kamu harus membaca secara lengkap ya. Mari kita baca bersama.

Keindahan dan Potensi yang ada di Curug Cigangsa

Sebelum kita membahas bagaimana keindahan yang ada di sini. Kami akan sedikit menjelaskan tentang asal usul pemberian nama air terjun ini. Menurut Wikipedia, nama Curug Cigangsa sendiri diambil dari seorang Eyang bernama Gangsa.

Sebelum memasuki kawasan air terjun akan melewati persawahan miliki masyarakat setempat dengan pemandangan begitu indah (foto: wisatalengkap.com)

Selain nama itu, tempat wisata ini juga sering kali disebut dengan Curug Luhur. Dahulu tempat ini juga dijadikan sebagai persembunyian pada masa penjajahan Belanda oleh para pejuang. Ntah dengan berbagai macam alasan tempat ini memang cocok digunakan untuk sembunyi.

Air terjun ini juga terdiri dari tiga tingkatan. Hingga terbentuk tiga tingkatan ini diakibatkan karena gempa yang sangat kuat. Selain itu gempa ini juga mengakibatkan longsor dengan volume air dan tanah cukup banyak.

Hal unik lainnya yang dimiliki oleh air terjun ini adalah dindingnya terbuat dari batu dengan warna kehitaman. Dinding ini digunakan sebagai landasan air mengalir. Debit air yang dimiliki air terjun ini sangat kecil karena hulunya dipakai untuk keperluan irigrasi.

Berfoto dengan latar belakang air terjun sangat banyak sekali digemari oleh pengunjung saat datang ke sini (foto: mytrip123.com)

Para pengunjung yang datang dapat melihat pemandangan keindahan air terjun dari dua arah. Arah tersebut adalah dari atas dan bawah. Dan di sekitar air terjun masih banyak terlihat banyak pepohonan hijau.

Banyaknya pepohonan hijau yang tumbuh subur ini mengakibatkan suasana dan hawa sejuk di sini. Setiap pengunjung datang akan merasakan kenyamanan. Udara segar akan kamu dapatkan jadi tidak perlu khawatir takut dengan panas terik matahari ya.

Tak sedikit yang datang ke sini adalah komunitas dengan tujuan mencari spot foto dengan keindahan alam air terjun Cigangsa (foto: dpreview.com)

Di sekitar air terjun Cigangsa ini terdapat sebuah batu yang cukup unik. Batu ini juga menjadi pusat perhatian para wisatawan ketika datang karena bentuknya cukup unik. Mengapa tidak karena bentuknya bisa dibilang menyerupai Masjid sehingga namanya adalah Batu Masjid atau Masigit.

Beberapa fasilitas juga sudah tersedia di sini dan terbilang cukup baik. Kebersihan sangat terjaga karena memang sudah ada petugas yang membersihkan. Tetapi meski demikian kita sebagai pengunung juga lebih baik ikut menjaga kebersihan.

Meski akses menuju air terjun terbilang curam tetapi juga masih baik karena jalannya sudah terbuat beton untuk memudahkan para pengunjung yang datang. Bahan saat berada di sekitar tempat wisata ini juga sudah tersedia toilet umum.

Konon katanya air terjun ini memiliki tujuh tingkatan (foto: twitter.com)

Kami menyarankan jika ingin datang ke sini lebih baik saat musim hujan. Karena jika musim kemarau maka debit air di sini sangat kecil. Meski saat musim hujan akses jalan juga dibilang susah tetapi saat sudah sampai maka pemandangan indah akan menjadi bayaran setimpal.

Dijamin kamu akan merasa puas saat berlibur ke sini. Banyak sekali pengunjung datang ke sini tidak hanya sekali bahkan bisa berkali karena pemandangan indah diberikan di sini. Sudah banyak sekali review tentang Curug Cigangsa ini. Bahkan kamu bisa melihat video-video di youtube.

Rute dan Jalan Menuju Curug Cigangsa

Berfoto di depan air terjun Cigangsa (foto: indahnyaperjalanan.com)

Alamat air terjun ini berada di Dusun Batusuhunan, Kecamatan Suranade, Kabupaten Sikabumi Jawa Barat. Dari pusat kota sendiri tempat wisata ini memiliki jarak sekitar 110 kilometer. Sedangkan jika dihitung dalam waktu sekitar membutuhkan 2 jam perjalanan darat. Kamu bisa berangkat dari Cianjur atau Jampang.

Lokasi wisata ini juga tidak jauh dengan wisata lainnya seperti Curug Cikaso. Hanya memiliki jarak 10 kilometer saja atau memakan waktu 30 menit jika berjalan kaki. Asik bukan, sekali tempat kamu bisa mendatangi 2 tempat wisata sekaligus.

Berfoto di depan Air Terjun Cigangsa (foto: tempatwisatabaru.com)

Untuk rute menuju Curug CIgangsa ini cukup mudah. Kamu bisa menempuh melalui pertigaan tugu Kota Suranade. Untuk menuju wisata ini sangat jarang dijumpai petunjuk jalan. Kamu bisa menggunakan peta online dengan titik koordinat diatas.

Langsung saja hubungkan titik koordinat tersebut dengan aplikasi GPS yang ada di smartphone kamu. Dengan cara mendownload terlebih dahulu ya. Oh ya, Curug Cigangsa sendiri juga dekat dengan Pantai selatan yaitu Ujung Genteng loh.

Setelah kamu memarkirkan kendaraan maka petualangan yang sesungguhnya baru dimulai. Perjalanan selanjutnya ini harus ditempuh dengan berjalan kaki dengan menyusuri pematang sawah. Waktu perjalanan kaki hanya 10 menit saja.

Berofot di tengah Air Terjun Cigangsa (foto: backpackerjakarta.com)

Setelah itu menuruni lereng dengan curam maka harus berhati-hati dan menggunakan peralatan yang benar seperti sepatu hiking. Karena kondisi jalanan sangat licin, terlebih jika musim hujan maka becek dengan air.

Dengan menuruni lereng tersebut kamu bisa melihat pemandangan indah. Rasa lelah saat berjalan menyusuri jalan curam langsung hilang. Pemandangan alam begitu indah sudah di depan mata. Jangan lupa mengabadikan dengan poto dalam setiap moment saat sedang berlibur ya.

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk ke Curug Cigangsa

Masih dikelilingi oleh pepohonan dengan tumbuh subur (foto: indahnyaperjalanan.com)

Jam buka di sini dibuka selama 24 jam. Kamu bisa datang kapan saja sesuka kamu untuk datang. Tetapi biasanya para pengunjung datang saat pagi hari hingga sore. Karena kurangnya penerangan atau lampu maka banyak pengunjung tak datang saat malam.

Sedangkan untuk tiket masuk di Curug Cigangsa ini sangat murah di kantong. Kamu bisa masuk ke sini dengan membeli tiket sebesar 3 ribu rupiah setiap orangnya. Cukup murah bukan.

Sedangkan untuk biaya parkir untuk kamu yang membawa kendaraan di kenakan karcis 5 ribu untuk roda dua dan 12 ribu rupiah untuk roda empat. Tempat dan lahan parkir ini disediakan di halaman rumah warga. Jadi kamu bisa tenang berlibur karena sudah ada penjaganya.

Jadi kapan kamu akan pergi ke Curug Cigangsa?

Comment

News Feed